Top 7+ Fakta Tewasnya Pembersih Kaca Apartemen di Surabaya, Terhempas Angin di Lantai 26, Evakuasi 3 Jam

Surabaya, pembersih kaca, gondola, 7 Fakta Tewasnya Pembersih Kaca Apartemen di Surabaya, Terhempas Angin di Lantai 26, Evakuasi 3 Jam

Sebuah insiden maut menimpa pekerja pembersih kaca gedung di salah satu apartemen di Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/3/2026). Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah gondola yang digunakannya terombang-ambing akibat angin kencang dan hujan deras.

Peristiwa mencekam ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial. Korban yang berada di ketinggian puluhan lantai tidak mampu menyelamatkan diri saat cuaca ekstrem menerjang kawasan Surabaya Barat.

Berikut adalah 7 fakta terkait insiden tewasnya pembersih kaca gedung di Surabaya:

1. Kronologi Kejadian di Ketinggian Lantai 26

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.23 WIB saat dua unit gondola sedang beroperasi membersihkan kaca gedung. Petugas Command Center 112 Surabaya, Ekky Maulana, menjelaskan bahwa satu unit gondola berhasil turun dengan selamat. Namun, unit kedua tertahan di lantai 26.

"Gondola yang kedua pada saat berada di lantai 26 terhenti tidak bisa turun ke bawah dikarenakan sudah terpontang-panting akibat angin yang kencang disertai hujan lebat," ujar Ekky.

2. Korban Terpental Keluar dari Gondola

Kondisi angin yang sangat kencang membuat keseimbangan gondola hilang. Korban meninggal dunia berinisial ES (51) diduga terpental keluar dari kerangka besi gondola namun masih terikat tali pengaman sehingga tubuhnya bergelantungan di udara.

Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rohim, membenarkan hal tersebut.

"Untuk korban meninggal dunia yang tergantung di gondola kedua diduga terpental keluar dari gondola," jelasnya.

3. Terbentur Dinding Gedung Berulang Kali

Berdasarkan video yang beredar, tubuh korban ES tampak terombang-ambing dan terbentur dinding gedung serta kerangka gondola berkali-kali.

Benturan keras di ketinggian lantai 25-26 tersebut diduga menjadi penyebab utama korban meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.

4. Identitas Korban Warga Tambak Wedi

Surabaya, pembersih kaca, gondola, 7 Fakta Tewasnya Pembersih Kaca Apartemen di Surabaya, Terhempas Angin di Lantai 26, Evakuasi 3 Jam

Ilustrasi gedung perkantoran. Sebuah insiden maut menimpa pekerja pembersih kaca gedung di Apartemen Ascott Waterplace, Jalan Pakuwon Indah, Lontar, Sambikerep, Surabaya Barat, Senin (2/3/2026). Seorang teknisi berinisial ES (51) meninggal dunia setelah terombang-ambing di ketinggian lantai 26 akibat hempasan angin kencang dan hujan deras.

Dua pekerja yang berada di gondola maut tersebut diketahui merupakan warga Jalan Tambak Wedi Baru, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Korban meninggal adalah ES (51), sementara rekannya yang berhasil selamat berinisial RB (54).

Keduanya merupakan teknisi risiko tinggi yang sehari-hari bekerja membersihkan gedung bertingkat.

5. Proses Evakuasi Dramatis Selama 3 Jam

Proses evakuasi berlangsung cukup lama dan dramatis. Tim rescue gabungan dari Command Center 112, BPBD Surabaya, dan Damkar baru berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 17.25 WIB, atau tiga jam setelah kejadian awal.

Petugas harus menggunakan unit gondola lain dan menjangkau korban melalui celah jendela di lantai 26 apartemen untuk menarik tubuh korban masuk ke dalam gedung.

6. Satu Pekerja Selamat dan Alami Syok

Berbeda dengan nasib ES, rekan kerjanya, RB (54), berhasil selamat karena tetap bertahan di dalam kerangka gondola meskipun ikut terombang-ambing. Setelah berhasil ditarik masuk ke lantai 26, RB langsung dirujuk ke Rumah Sakit (RS) William Booth untuk mendapatkan perawatan medis karena mengalami syok berat dan gangguan pernapasan.

7. Upaya Penyelamatan yang Tak Sempat Terkejar

Menurut keterangan M. Rohim, para pekerja sebenarnya sudah berencana untuk turun karena melihat awan gelap (mendung) yang mendekat. Namun, cuaca buruk datang lebih cepat dari perkiraan mereka.

"Jadi posisi mendung, sudah siap-siap turun, tapi enggak nutut (tidak sempat), enggak nyampai, sudah kena angin," pungkas Rohim di lokasi kejadian.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan TribunJatim.com dengan judul Kronologi Pekerja Pembersih Kaca Tewas Tergelantung di Lantai 25 Apartemen Surabaya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang