Pendaftaran Bintara TNI AD 2026 Dibuka, Ini Tata Cara dan Syarat Daftarnya
Pendaftaran Bintara TNI Angkatan Darat (AD) 2026 mulai dibuka sejak 8 Januari 2026.
Sejak hari pertama, pendaftaran dilakukan secara online dan diikuti tahapan validasi langsung di Ajendam atau Ajenrem.
Calon peserta diminta mencermati alur pendaftaran dan syarat sejak awal agar tidak gugur pada tahap awal seleksi.
Proses rekrutmen Bintara TNI AD dilaksanakan melalui sistem daring dan seleksi langsung di lapangan. Panitia menegaskan, seluruh tahapan berjalan terbuka dan tidak dipungut biaya apa pun.
Setelah mendaftar secara online, calon tidak bisa langsung menunggu hasil. Mereka tetap harus datang ke lokasi Panda untuk menjalani validasi awal, termasuk pemeriksaan fisik dasar.
Berikut tata cara dan syarat lengkap pendaftaran Bintara TNI AD 2026 yang perlu diperhatikan calon peserta.
Tata cara pendaftaran Bintara TNI AD 2026
Berdasarkan laman resmi Rekrutmen TNI AD, berikut tata cara pendaftaran bagi calon peserta:
- Calon mendaftar melalui laman resmi https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/bintara-ad.
- Mengisi formulir pendaftaran online sesuai petunjuk yang tersedia di website.
- Mencetak formulir daftar online, blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup.
- Datang ke Ajendam/Ajenrem (Panda) sesuai jadwal validasi yang tercantum di website.
- Membawa formulir daftar online yang telah dicetak.
- Blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup dibawa untuk menerima penjelasan cara pengisian.
- Menjalani pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tindik dan tato.
- Pemeriksaan dilakukan oleh tim Rikmin, Rikkes, dan Rik/Uji jas dengan pengawasan Tim Pam dan Tim Was.
- Calon yang tidak memenuhi ketentuan fisik atau memiliki tindik dan tato yang tidak sesuai dapat langsung dinyatakan gagal.
- Calon yang lolos pemeriksaan awal menjalani validasi di website rekrutmen dan resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.
- Panitia memberikan penjelasan lanjutan terkait tahapan Rik/Uji tingkat Panda dan kelengkapan administrasi.
- Seluruh proses pendaftaran hingga Rik/Uji tidak dipungut biaya.
Calon peserta diminta waspada terhadap praktik percaloan dan dapat melapor ke nomor pengaduan 08131050074.
Syarat Pendaftaran Bintara TNI AD
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Berusia 17 tahun 10 bulan hingga 24 tahun 0 bulan pada pembukaan pendidikan 26 Maret 2026.
- Tidak memiliki catatan kriminal dari Kepolisian Republik Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.
Persyaratan Lain:
- Pria, bukan anggota atau mantan TNI/Polri atau PNS TNI.
Pendidikan:
- Lulusan D1/D3/D4/S1 tanpa persyaratan nilai, atau
- Lulusan SMA/MA/SMK sederajat (termasuk Paket C) dengan ketentuan nilai:
- Lulusan 2017–2019: nilai UN minimal 37.
- Lulusan 2020: nilai rapor minimal 65.
- Lulusan 2021–2022: nilai rapor minimal 68.
- Lulusan 2023–2025: nilai rapor minimal 70.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama hingga dua tahun setelah Dikma.
- Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal 10 tahun.
- Bersedia ditempatkan di seluruh kecabangan TNI AD dan seluruh wilayah NKRI.
- Bersedia mengikuti pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan psikologi.
Persyaratan Tambahan dan Prestasi:
- Surat persetujuan orang tua atau wali.
- Wali sah ditetapkan melalui pengadilan dan terdaftar di Disdukcapil.
- Ijazah luar negeri wajib mendapat pengesahan Kemendikbud.
- Tidak bertato dan tidak bertindik, kecuali karena ketentuan adat dengan surat keterangan.
- Bersedia mematuhi ketentuan bebas KKN dan menandatangani surat pernyataan tidak menyuap.
- Memiliki BPJS atau KIS aktif.
- Sertifikat prestasi minimal tingkat nasional kategori juara 1, 2, atau 3 dapat menjadi nilai tambah pada Rik/Uji dan sidang pemilihan.
Pendaftaran online dibuka mulai 8 Januari 2026, sedangkan validasi dimulai 12 Januari 2026. Pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kuota pendaftar telah terpenuhi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang