Peluang Jadi Prajurit TNI AL Dibuka, Kodaeral VI Rekrut Caba dan Cata 2026, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

VIVA Militer: Prajurit Marinir TNI Angkatan Laut
VIVA Militer: Prajurit Marinir TNI Angkatan Laut

 Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI atau Kodaeral VI resmi membuka kesempatan bagi putra putri Indonesia yang ingin berkarier sebagai prajurit TNI Angkatan Laut. Rekrutmen ini ditujukan untuk Calon Bintara PK pria dan wanita serta Calon Tamtama PK Gelombang II Tahun Anggaran 2026.

Pendaftaran dilakukan secara online dan dibuka mulai 2 Februari hingga 31 Maret 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi https://al.rekrutmen-tni.mil.id. Calon peserta diminta mengisi formulir secara lengkap sebelum mengikuti tahapan berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mendaftar daring, peserta wajib melakukan validasi atau daftar ulang secara langsung di Gedung Diaga Kodaeral VI, Jalan Yos Sudarso 308, Tamalabba, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Panitia juga membuka layanan informasi melalui nomor telepon 0411 3615211 dan 082338964145.

Saat proses validasi, peserta diwajibkan membawa dokumen asli. Untuk Calon Bintara, pelamar harus membawa ijazah SMA/MA/SMK atau D3. Sementara Calon Tamtama membawa ijazah SMA/MA/SMK beserta dokumen pendukung lain. Panitia juga menetapkan ketentuan pakaian, yakni kemeja putih dan celana kain hitam.

Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, mengajak masyarakat untuk tidak menyia nyiakan kesempatan ini. Ia menegaskan bahwa rekrutmen masih terbuka luas.

"Buruan mendaftar, sekarang masih dibuka pendaftaran prajurit Caba dan Cata TNI AL Gelombang II TA 2026 sebagai Ksatria Pengawal Samudera di Kodaeral VI," kata Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz dalam keterangan resminya.

Dari sisi persyaratan, pendaftar harus berstatus warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta tidak memiliki catatan kriminal yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian setempat.

Untuk ketentuan fisik dan usia, panitia menetapkan standar berbeda.

Calon Bintara pria minimal memiliki tinggi badan 163 sentimeter, sedangkan wanita 157 sentimeter. Usia maksimal 22 tahun untuk lulusan SMA MA SMK dan 24 tahun bagi lulusan D3.

Sementara itu, Calon Tamtama pria minimal memiliki tinggi 160 sentimeter dengan usia maksimal 24 tahun dan berat badan seimbang.

Dankodaeral VI juga menekankan pentingnya kondisi kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Calon Bintara PK TNI AL untuk Pria dengan tinggi badan minimal 163 Cm, wanita 157 Cm, umur Maksimal 22 Tahun untuk SMA MA SMK, umur maksimal 24 tahun untuk D3 sedangkan Calon Tamtama PK TNI AL tinggi badan minimal 160 cm, umur maksimal 24 tahun untuk pria dengan berat badan seimbang, serta harus sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, serta memiliki kartu BPJS atau sejenisnya," ujarnya.

Bagi generasi muda yang bercita cita mengenakan seragam TNI AL, periode rekrutmen ini bisa menjadi momentum penting. Selain jalur karier yang jelas, profesi prajurit juga menawarkan pengabdian langsung untuk menjaga kedaulatan laut Indonesia.