Bacaan Doa Shalat Lailatul Qadar, Berikut Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Lailatul Qadar, malam Lailatul Qadar, shalat Lailatul Qadar, Bacaan Doa Shalat Lailatul Qadar, Berikut Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Membaca dzikir dan doa setelah melaksanakan shalat Lailatul Qadar sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.

Shalat Lailatul Qadar menjadi ibadah sunnah yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir Ramadhan demi mengharapkan kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar adalah malam paling mulia yang dinantikan oleh umat Islam ketika bulan Ramadhan karena memiliki banyak keutamaan dan kemuliaannya lebih dari seribu bulan.

Dalam Surah Al-Qadr ayat 2-3 Allah SWT berfirman, yang artinya: “Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadar) itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

Bacaan doa shalat Lailatul Qadar

Seusai melaksanakan shalat Lailatul Qadar, dianjurkan untuk melanjutkan dengan membaca istighfar sebanyak 70 kali dengan lafal:

“Astaghfirullaha wa atubu ilaihi.”

Artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya."

Kemudian, setelah shalat dan berdzikir, dianjurkan pula untuk membaca doa Lailatul Qadar seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:

"Ya Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?" Rasulullah SAW menjawab, "Ucapkanlah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” (HR. At-Tirmidzi No. 3513, Ibnu Majah No. 3850).

Sehingga, bacaan doa malam Lailatul Qadar yaitu:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau mencintai pemaaf, maka maafkanlah aku."

Niat dan tata cara shalat malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar, malam Lailatul Qadar, shalat Lailatul Qadar, Bacaan Doa Shalat Lailatul Qadar, Berikut Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Niat dan tata cara shalat sunnah Lailatul Qadar di 10 hari terakhir Ramadhan.

Shalat sunnah Lailatul Qadar dapat dikerjakan pada malam hari di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Adapun bacaan niat shalat Lailatul Qadar adalah sebagai berikut:

أُصَلَّى سُنَّةً فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Ushalli sunnatan fi lailatil qadri rak'ataini mustaqbilal qiblati lillâhi ta'ala.

Artinya: “Saya niat shalat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."

Shalat sunnah Lailatul Qadar dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan diawali dengan membaca niat dan diakhiri dengan salam. Berikut tata cara shalat Lailatul Qadar:

  1. Takbiratul ihram
  2. Membaca doa iftitah
  3. Membaca surah Al-Fatihah
  4. Membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali
  5. Rukuk dengan tumaninah
  6. Itidal dengan tumaninah
  7. Sujud pertama dengan tumaninah
  8. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah
  9. Sujud kedua dengan tumaninah
  10. Bangun atau berdiri dengan membaca takbir untuk melanjutkan rakaat kedua
  11. Membaca doa iftitah
  12. Membaca surah Al-Fatihah
  13. Membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali
  14. Rukuk dengan tumaninah
  15. Itidal dengan tumaninah
  16. Sujud pertama dengan tumaninah
  17. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah
  18. Sujud kedua dengan tumaninah
  19. Tasyahud akhir
  20. Salam.

Shalat sunnah Lailatul Qadar dikerjakan sebanyak dua rakaat. Namun jumlah rakaat bisa juga ditambah hingga empat rakaat atau lebih, sesuai dengan kemampuan dan keikhlasan hati.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul:

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang