Seleksi Bintara PK TNI AD 2026 Dibuka, Syarat dan Batas Waktu Pendaftaran

TNI AD, Bintara PK TNI AD 2026, Seleksi Bintara PK TNI AD 2026 Dibuka, Syarat dan Batas Waktu Pendaftaran, Jadwal pendaftaran seleksi Bintara PK Gelombang I, Persyaratan umum calon peserta, Persyaratan pendidikan dan fisik, Persyaratan tambahan yang wajib dipenuhi, Tata cara mendaftar

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) membuka pendaftaran Bintara Prajurit Karier (PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Penerimaan ini ditujukan bagi pria Warga Negara Indonesia yang berminat mengabdi sebagai prajurit TNI AD.

Panitia penerimaan menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya.

Lantas, sampai kapan pendaftaran Bintara PK TNI AD 2026 dibuka? Apa saja persyaratannya?

Jadwal pendaftaran seleksi Bintara PK Gelombang I

Dilansir dari laman resmi Rekrutmen TNI, pendaftaran dilakukan secara online dan dilanjutkan dengan proses validasi di tingkat daerah.

Panitia menyebut pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu jika kuota telah terpenuhi, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pendaftaran online dibuka mulai Kamis, (8/1/2026). Pendaftaran ditutup saat kuota pendaftar terpenuhi
  • Validasi pendaftaran dimulai Senin, (12/1/2026), validasi juga ditutup jika kuota telah terpenuhi tanpa pemberitahuan sebelumnya. 

Persyaratan umum calon peserta

Calon Bintara PK TNI AD harus memenuhi persyaratan dasar yang telah ditetapkan panitia, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
  • Berusia 17 tahun 10 bulan hingga 24 tahun pada pembukaan pendidikan 26 Maret 2026
  • Tidak memiliki catatan kriminal
  • Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata
  • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.

Persyaratan pendidikan dan fisik

Pendaftaran terbuka bagi lulusan SMA, MA, SMK sederajat, termasuk Paket C, maupun lulusan pendidikan tinggi. Ketentuan pendidikan dan fisik meliputi:

  • Lulusan SMA/MA/SMK sederajat atau D1 hingga S1
  • Nilai rapor atau ujian nasional disesuaikan dengan tahun kelulusan
  • Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga dua tahun setelahnya
  • Memiliki tinggi badan minimal 163 sentimeter dengan berat badan seimbang. 

Persyaratan tambahan yang wajib dipenuhi

Selain persyaratan utama, calon juga diwajibkan memenuhi ketentuan tambahan berikut:

  • Memiliki BPJS Kesehatan atau KIS aktif
  • Tidak bertato dan tidak bertindik, kecuali karena adat dengan surat keterangan resmi
  • Memiliki surat persetujuan orang tua atau wali
  • Bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal 10 tahun
  • Bersedia ditempatkan di seluruh kecabangan dan wilayah NKRI
  • Menyatakan kesediaan mematuhi aturan bebas percaloan dan KKN. 

Tata cara mendaftar

Proses pendaftaran dimulai secara online dan dilanjutkan dengan validasi langsung oleh panitia di daerah.

  • Mendaftar melalui situs resmi https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/bintara-ad
  • Mengisi formulir pendaftaran online
  • Mencetak formulir dan berkas administrasi
  • Datang ke Ajendam atau Ajenrem sesuai wilayah untuk validasi
  • Mengikuti pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tato dan tindik.

Calon yang memenuhi syarat akan dinyatakan resmi terdaftar sebagai peserta seleksi dan selanjutnya mengikuti tahapan pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan psikologi.

Panitia menegaskan bahwa satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan satu nomor BPJS hanya dapat digunakan untuk satu kali pendaftaran.

Calon yang masih mengikuti seleksi Bintara PK tidak dapat mendaftar Tamtama PK pada gelombang yang sama.

Penyelenggara meminta agar waspada terhadap praktik penipuan atau percaloan. Jika menemukan indikasi pelanggaran, panitia menyediakan nomor pengaduan 08131050074.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang