Pendaftaran Bintara Brimob Dibuka 10 November 2025, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka pendaftaran untuk Bintara Brimob pada 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Rekrutmen kali ini diumumkan melalui akun Instagram resmi @rekrutmen_polri dan memiliki perbedaan mencolok dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika biasanya masa pendaftaran berlangsung sekitar satu bulan, maka pada tahun ini hanya dibuka selama delapan hari, yakni mulai 10 hingga 18 November 2025.
Oleh karena itu, calon peserta diimbau segera mempersiapkan diri dengan matang agar tidak tertinggal.
Apa Itu Bintara Brimob?
Bintara Brimob merupakan bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam menghadapi situasi yang membutuhkan kemampuan taktis dan fisik tinggi.
Pendaftaran ini menjadi salah satu jalur bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin mengabdikan diri di satuan elite Polri.
Hingga saat ini, belum terdapat dokumen pengumuman resmi yang diunggah di laman penerimaan.polri.go.id untuk periode November 2025.
Namun, persyaratan dari rekrutmen sebelumnya dapat dijadikan acuan sementara. Berdasarkan Pengumuman Nomor: Peng/11/II/DIK.2.1/2025 tentang Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025, berikut rincian syarat yang perlu diperhatikan.
Apa Saja Persyaratan Umum?
Karena berada di bawah naungan Polri, calon peserta wajib memenuhi ketentuan umum sesuai Pasal 21 ayat (1) UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Beberapa di antaranya meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
- Minimal pendidikan SMA/sederajat
- Minimal berusia 18 tahun pada saat dilantik
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak pernah dipidana karena kejahatan
- Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan baik.
Bagaimana Persyaratan Khusus Bintara Brimob?
Selain syarat umum, pelamar juga wajib memenuhi sejumlah ketentuan khusus, antara lain:
- Bukan anggota atau mantan anggota Polri, TNI, maupun PNS.
- Memiliki ijazah minimal SMA/sederajat dengan nilai rata-rata minimal 70 (atau B) bagi lulusan 2020–2024, dan 75 (atau B) bagi siswa kelas XII 2025. Untuk peserta asal Papua dan wilayah sekitarnya, nilai minimal sedikit lebih rendah, yakni 65–70.
- Lulusan perguruan tinggi (D-IV/S1) minimal memiliki IPK 2,75 dari program studi terakreditasi.
- Usia maksimal 22 tahun bagi lulusan SMA, 24 tahun bagi lulusan D-III, dan 27 tahun bagi lulusan S1.
- Belum pernah menikah, hamil, atau memiliki anak biologis.
- Tidak bertato dan tidak bertindik kecuali karena alasan adat/agama.
- Bersih dari narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan.
- Tidak terlibat dalam organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Khusus untuk Bintara Brimob, pelamar wajib memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk pria umum, 163 cm bagi peserta dari daerah pesisir Orang Asli Papua (OAP), dan 160 cm bagi daerah pegunungan OAP.
Jurusan pendidikan yang diterima meliputi SMA/MA, SMK/MAK (kecuali tata busana dan kecantikan), serta pendidikan setingkat SMA di pesantren.
Bagaimana Cara Mendaftar Bintara Brimob 2025?
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi www.penerimaan.polri.go.id. Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti:
- Buka laman resmi dan pilih jalur seleksi “Bintara Polri”.
- Pilih menu “Pengumuman” untuk mengunduh syarat dan berkas seleksi.
- Pilih “Jadwal Seleksi” untuk mengetahui tahapan rekrutmen.
- Klik “Daftar” dan isi formulir pendaftaran sesuai data diri, pendidikan, serta domisili.
- Unduh berkas pendukung di menu BAKOMSUS dan lengkapi sesuai ketentuan.
- Setelah pendaftaran berhasil, peserta akan memperoleh nomor registrasi, username, dan password untuk login.
- Unggah seluruh dokumen digital yang diminta dan cetak nomor registrasi online.
Apa Tahapan Seleksi Bintara Brimob?
Berdasarkan rekrutmen sebelumnya, proses seleksi berlangsung sekitar enam bulan dan meliputi beberapa tahap, yakni:
- Pendaftaran dan verifikasi awal
- Penandatanganan pakta integritas
- Pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal
- Pemeriksaan kesehatan (Rikkes) I
- Tes psikologi (CAT Psikologi I)
- Ujian akademik berbasis CAT
- Tes kemampuan jasmani dan antropometrik
- Pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II)
- Pemeriksaan psikologi lanjutan (Psikologi II)
- Pemeriksaan mental kepribadian (PMK)
- Sidang akhir di tingkat panitia daerah (Panda).
Tahapan seleksi ini dirancang ketat dan transparan untuk memastikan hanya calon terbaik yang lolos hingga tahap pendidikan.
Berdasarkan pola sebelumnya, pendidikan calon Bintara Brimob umumnya dimulai beberapa minggu setelah proses seleksi berakhir.
Namun jadwal resmi pembukaan pendidikan untuk tahun 2025 akan diumumkan lebih lanjut oleh panitia pusat (Panpus) melalui situs resmi Polri.
Dengan waktu pendaftaran yang singkat, para calon peserta disarankan untuk segera menyiapkan dokumen, menjaga kondisi fisik, dan memahami seluruh tahapan seleksi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.