Rekrutmen Bintara dan Cata TNI AL 2026 Mash Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut masih membuka rekrutmen Bintara dan Calon Tamtama (Cata) gelombang I tahun 2026.
Pendaftaran ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/MA hingga D3 dari berbagai jurusan dan masih dibuka hingga 9 Januari 2026.
Proses seleksi dilakukan secara nasional dengan ketentuan yang telah ditetapkan TNI AL.
Informasi ini menjadi peluang bagi lulusan sekolah menengah dan diploma yang ingin berkarier sebagai prajurit matra laut.
Apa Itu TNI AL?
TNI Angkatan Laut merupakan salah satu matra Tentara Nasional Indonesia yang bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.
TNI AL berperan dalam pertahanan laut, penegakan hukum di wilayah perairan nasional, serta mendukung kebijakan pertahanan negara.
Prajurit TNI AL terdiri dari beberapa golongan kepangkatan, termasuk Perwira, Bintara, dan Tamtama.
Perbedaan Bintara dan Tamtama
Dilansir dari berbagai sumber, dalam struktur militer TNI, Bintara dan Tamtama adalah dua golongan kepangkatan yang berbeda.
Bintara merupakan golongan kepangkatan yang berperan sebagai pemimpin tingkat menengah dan penghubung antara Perwira dan Tamtama.
Bintara umumnya memiliki tanggung jawab teknis dan komando terbatas sesuai bidang keahliannya.
Sementara itu, Tamtama adalah golongan kepangkatan dasar yang bertugas sebagai pelaksana utama di lapangan.
Tamtama menjalankan perintah kedinasan dan operasional sesuai arahan atasan dalam struktur satuan.
Jadwal Pendaftaran Rekrutmen TNI AL 2026
Pendaftaran rekrutmen Bintara dan Cata TNI AL gelombang I tahun 2026 dibuka hingga 9 Januari 2026.
Calon peserta diimbau segera melengkapi persyaratan dan mengikuti tahapan seleksi sesuai jadwal yang ditetapkan.
Link dan Cara Daftar Rekrutmen TNI AL 2026
Pendaftaran rekrutmen Bintara dan Cata TNI AL 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi al.rekrutmen-tni.mil.id.
Calon peserta diwajibkan mengisi data secara lengkap dan menyiapkan dokumen sesuai persyaratan yang ditentukan.
Daftar ulang secara fisik ke tempat pendaftaran yang telah ditentukan dengan menunjukkan cetakan formulir pendaftaran dan dokumen asli antara lain:
- Akte Kelahiran
- KTP calon
- KTP orang tua/wali
- Kartu Keluarga
- BPJS
- Ijazah dan SKHUN SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA
- Semua dokumen di atas masing-masing difotocopy satu lembar
- Pas foto hitam putih terbaru ukuran 4 x 6 cm dua lembar, 3x4 cm satu lembar, serta 2 buah stopmap warna merah
Persyaratan Calon Tamtama (Cata) TNI AL 2026
- Tinggi badan minimal 160 cm bagi pria dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan;
- Pendidikan minimal SMA/MA/SMK semua jurusan;
- Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan pertama pada 14 April 2026;
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama.
Persyaratan tambahan:
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama;
- Bukan prajurit TNI, anggota Polri, atau PNS;
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI;
- Ijazah luar negeri harus disahkan instansi berwenang dan dilengkapi transkrip konversi;
- Tidak bertato dan tidak bertindik bagi pria, kecuali alasan agama/adat dengan surat keterangan;
- Bagi yang bekerja, melampirkan surat izin dan pernyataan bersedia diberhentikan jika diterima;
- Dokumen administrasi asli lengkap dan tidak dalam jaminan kontrak kerja;
- Memiliki BPJS atau jaminan kesehatan aktif;
- Media sosial aktif minimal enam bulan.
Persyaratan Bintara TNI AL 2026
Syarat khusus:
- Tinggi badan minimal 163 cm bagi pria dan 157 cm bagi wanita dengan berat badan seimbang;
- Pendidikan minimal SMA/MA semua jurusan, SMA/MA/SMK Kurikulum Merdeka, SMK/MAK, atau D3 dengan jurusan sesuai ketentuan;
- Nilai akhir rata-rata minimal 55,00;
- Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan pertama pada 18 Maret 2026;
- Bagi lulusan D3, usia maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan;
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama.
Persyaratan tambahan:
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama;
- Bukan prajurit TNI, anggota Polri, atau PNS;
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI;
- Ijazah luar negeri wajib disahkan dan dilengkapi transkrip konversi;
- Tidak bertato dan tidak bertindik sesuai ketentuan;
- Melampirkan izin dari instansi bagi pelamar yang sudah bekerja;
- Berdomisili minimal 12 bulan di wilayah panitia daerah pendaftaran;
- Memiliki BPJS atau jaminan kesehatan aktif;
- Media sosial aktif minimal enam bulan.