Inara Rusli Pengin Punya Buku Nikah, Kuasa Hukum Singgung Isbat Hingga Poligami

Inara Rusli dan Insanul Fahmi
Inara Rusli dan Insanul Fahmi

 Di tengah berbagai polemik yang mengiringi kehidupan pribadinya, Inara Rusli masih tercatat sebagai istri siri dari Insanul Fahmi. Situasi ini pun memunculkan pertanyaan besar: apakah Inara ingin membawa pernikahannya ke ranah hukum negara agar diakui secara resmi?

Penasihat hukum Inara Rusli, Deddy DJ, menjelaskan bahwa pernikahan siri yang dijalani kliennya sah menurut agama, namun belum memiliki kekuatan hukum di mata negara. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan penting bagi Inara untuk mempertimbangkan langkah lanjutan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

“Pernikahan siri dalam hukum agama masih compatible, kalau dalam hukum negara mereka belum diakui karena siri,” kata Deddy DJ, Jumat 2 Januari 2026.

Deddy mengungkapkan, keinginan untuk mengajukan isbat nikah memang ada. Langkah ini dinilai krusial agar Inara memiliki payung hukum yang jelas, terutama menyangkut hak dan perlindungan sebagai istri.

“Ya pasti lah, pengen punya payung hukum buku nikah. Memang boleh nikah poligami, tapi kan seizin istri pertama, nanti kita lihat seperti apa,” ujarnya.

Terkait kemungkinan Insanul Fahmi menjalani poligami, Deddy menyebut kliennya ingin memastikan semua berjalan tanpa konflik baru. Insanul, kata dia, tidak berniat memperkeruh situasi dengan pihak mana pun.

“Dia tidak mau bermasalah dengan Inara dan Mawa. Kalau baik ya pengen dijalankan (poligami), selama baik, itu aja silaturahmi baik nggak masalah,” ungkapnya.

Lebih jauh, Deddy menegaskan bahwa Insanul tetap berupaya menjaga hubungan baik dengan Wardatina Mawa, ibu dari anak kandungnya. Menurutnya, sikap saling menghormati proses hukum menjadi kunci dalam situasi yang sedang dihadapi.

“Dia tetap menjaga silaturahmi dengan Mawa karena ibu dari anak kandungan. Dia menghormati proses hukum yang dilaporkan Mbak Mawa, ini negara hukum menganut asas praduga tak bersalah. Pengen ke Mbak Mawa ingin kepastian hukum,” jelasnya.

Namun, Deddy menilai konflik yang menyeret Mawa tidak berdiri sendiri. Ia menduga ada pihak lain yang memanfaatkan situasi demi kepentingan tertentu.

“Tapi sayang Mawa diduga ada pihak yang nunggangin, oleh oknum yang niat mencari keuntungan. Ditunggangi yang bisa mengakses CCTV itu berapa orang, banyak itu, kelompok,” katanya.

Di sisi lain, hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi disebut mulai membaik setelah laporan polisi dicabut. Komunikasi di antara keduanya pun kembali terjalin secara terbuka.

“Kita lihat sudah mencabut laporan, saya yakin sudah dua arah, sudah menerima permohonan maaf dari Insanul, komunikasi sudah dua arah,” pungkas Deddy.