Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Diduga Terlibat Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Sonjaya Buka Suara

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang di Istana Negara
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang di Istana Negara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Di antaranya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.

Elza mengaku belum mengetahui nama-nama yang disebutkan oleh kliennya. Termasuk soal nama Nanik hingga Bima Arya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya enggak tahu, kalau belum saya lihat dulu BAP-nya,” kata Elza, saat dihubungi, Selasa 9 Juni 2026.

Elza mengatakan, nama-nama yang akan diungkap oleh kliennya telah disampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Untuk diketahui, Sebuah cuitan viral di media sosial mengenai 20 nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini diketahui, salah satunya diunggah dalam akun Thread @suzan18706, dengan keterangan “Bocor halus semoga benar adanya…Isunya nama-nama ini yang terlibat korupsi MBG”.

Tertulis dalam unggahan, salah satu yang diduga terlibat yakni Kepala BGN, Nanik S Deyang yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto. Selain itu juga tertulis Patris Rumbayan ibunya Tedy, Ketua DPRD Jatim dan Jateng, Suwardi Samira, Dudung lewat kepala BGN, Puti Sari Gerindra komisi 9, D Mahari komisi 9, Yahya zaini, Wihardi banggar, Cucun Ahmad, ketua dan seluruh wakil banggar, Bima Arya Wamendagri, Wamenaker Feri, Ahmad Riza Patria, Ketua Komisi 9, dan seluruh wakil ketua KOM 9 kecuali Charles Honoris dan seluruh poksi komisi 9.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian juga disebutkan yakni Dek gam komisi 9, Muslim Ayu komisi 3, fitroh Basori wakil KPK, Kajari Purwakarta Sulvia Dewi Hapsari, Kapolres bekasi Kombes Sumarni, Irma Chaniago komisi 6, Uya Kuya komisi 3, Lula Kamal PIC Menko pangan, 2 kolonel usulan AHY, san gabungan asosiasi GAMBI-Kadin makan bergizi Indonesia.

tvOnenews/Adinda Ratna Safira