Kebakaran Maut di Gedung Terra Drone, Kompol Agung Ardiyansyah Derita Luka Berat

Gedung Terra Drone Kebakaran
Gedung Terra Drone Kebakaran

Kebakaran hebat yang melanda Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, menyisakan sejumlah korban, termasuk Kapolsek Kemayoran, Komisaris Polisi Agung Ardiyansyah, yang turut menjadi salah satu korban luka dalam insiden tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa total ada tiga korban luka akibat peristiwa nahas itu. Dua diantaranya mengalami luka ringan, sementara satu korban mengalami luka cukup serius, yakni Kapolsek Kemayoran.

"Saat ini tadi disampaikan oleh Damkar ada sekitar dua luka ringan. Namun yang berat adalah dari Kapolsek Kemayoran," kata Susatyo, dikutip Rabu, 10 Desember 2025.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro

Lebih lanjut, Susatyo menjelaskan bahwa Kompol Agung mengalami luka di bagian tangan. Saat ini, Agung tengah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Satu anggota kami, Kapolsek Kemayoran juga terluka di bagian tangan dan saat ini sedang ditangani di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, jumlah korban dalam tragedi kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, akhirnya terkonfirmasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut total ada 76 orang berada di dalam gedung saat insiden terjadi. Dari jumlah itu, 54 orang berhasil selamat, sementara 22 lainnya dinyatakan meninggal dunia.

"Total pegawai/korban sebanyak 76 orang dengan rincian, 54 selamat, 22 meninggal dunia," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya, Selasa, 9 Desember 2025.

Untuk diketahui, kebakaran hebat mengguncang kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Desember 2025, siang. Gedung Terra Drone di Jalan Letjend Suprapto mendadak diselimuti asap tebal, memaksa ratusan petugas pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Di tengah proses pemadaman, kabar duka datang dari pihak kepolisian. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Pooisi Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

"Iya (ada korban meninggal dunia)," kata Susatyo.