Profil Michael Wishnu Wardhana, Direktur Terra Drone Indonesia Tersangka Kebakaran di Kemayoran

Direktur sekaligus pemimpin Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardhana, menjalani pemeriksaan polisi terkait kebakaran hebat di kantor perusahaan yang berlokasi di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025).
Kebakaran tersebut menewaskan 22 orang.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra mengatakan bahwa hingga Rabu (10/12/2025), kepolisian telah memeriksa delapan saksi, termasuk Michael.
“Jumlah saksi delapan orang yang sudah diperiksa,” ujar Roby saat dikonfirmasi, Rabu.
Saksi yang diperiksa terdiri dari pemilik gedung, manajemen perusahaan, termasuk Michael Wishnu Wardhana, serta warga sekitar lokasi kejadian.
Namun, Roby menyebut bahwa pemilik perusahaan hingga kini belum diperiksa karena polisi masih memastikan posisi dan alamatnya.
“Perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin perusahaan yang di situ bukan orang Jepang,” ujarnya.
Setelah melakukan pemeriksaan, polisi menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana, sebagai tersangka kasus kebakarn yang menewaskan 22 orang.
Michael Wishnu dijadwalkan untuk diperiksa oleh Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu. Namun, Wishnu tidak hadir dalam pemeriksaan.
Sosok Michael Wishnu Wardhana, Direktur Terra Drone Indonesia
Nama Michael Wishnu Wardhana dikenal sebagai sosok muda berprestasi yang memimpin operasional Terra Drone Indonesia, perusahaan teknologi drone yang berafiliasi dengan Terra Drone Group berbasis di Tokyo, Jepang.
Michael merupakan lulusan Teknik Dirgantara, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung (ITB), angkatan 2001. Ia memiliki keahlian teknis kuat dalam pengembangan drone dan teknologi aeronautika.
Ahli drone dengan rekam jejak internasional
Michael aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan drone, termasuk Micro Drone Beroda untuk Ruang Terbatas “Zeke01”.
Proyek tersebut dikerjakan bersama para pakar.
Perannya dalam proyek tersebut juga tercatat dalam dokumen resmi dgip.go.id, memperkuat reputasinya dalam pengembangan teknologi drone nasional.
Sebagai Direktur Terra Drone Indonesia, Michael kerap tampil sebagai pembicara di berbagai seminar nasional hingga internasional. Beberapa kegiatan yang pernah diikutinya antara lain:
- CSR Award 2019, Sanur, Bali — 1 Agustus 2019
- Foreng 10 “Future Solution for Lifecycle Construction”, Telkom Landmark Tower — 12–13 November 2019
- Malaysia Drone Tech Festival 2020 — 20 November 2020
- Forum Engineering 2020 “Drone and Smart Cities”
- Aeroscape Innovation Summit (AIS) 2023, ITB
- Webinar Drone Industry Outlook 2024 — Januari 2024
Keterlibatannya dalam berbagai forum internasional menunjukkan bahwa Michael tidak hanya ahli dalam manajemen, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang inovasi drone modern.
Kronologi Kebakaran Kantor Terra Drone Indonesia
Suasana di depan gedung Terra Drone yang terbakar di jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Kebakaran gedung perusahaan penyedia pesawat nirawak untuk industri tersebut mengakibatkan 22 korban meninggal. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Kebakaran besar terjadi di Gedung Kantor Terra Drone Indonesia, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Selasa (9/12/2025), sekitar pukul 12.43 WIB.Menurut laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta:
- Kebakaran diketahui: 12.43 WIB
- Pemadaman dimulai: 12.50 WIB
- Api berhasil dipadamkan: 14.10 WIB
- Pendinginan dilakukan setelahnya
Polres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi 22 orang meninggal dunia pada pukul 17.00 WIB.
“Terdiri dari tujuh laki-laki dan 15 perempuan. Seluruh korban sudah dibawa ke RS Polri,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
rata meninggal karena kekurangan oksigen.
Menurut Susatyo, mayoritas korban ditemukan di lantai 3, 4, dan 5 gedung.
“Asap naik ke lantai 2, 3, dan lainnya. Oksigen kurang sehingga banyak yang meninggal karena lemas,” ujarnya.
Salah satu korban adalah seorang ibu hamil tujuh bulan.
Selain korban jiwa, dua petugas damkar mengalami luka ringan, sementara Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Adriansyah mengalami luka berat pada tangan saat meninjau lokasi.
Respons Kantor Pusat Terra Drone di Jepang
Setelah peristiwa ini menjadi sorotan media Jepang, Terra Drone Group di Tokyo menyampaikan permintaan maaf resmi.
Dalam pernyataannya, perusahaan menyampaikan duka cita mendalam dan memohon maaf kepada warga sekitar, pelanggan, serta seluruh pihak yang terdampak.
Kantor pusat juga menegaskan komitmen untuk bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia guna menyelidiki penyebab kebakaran.
Terra Drone Group adalah salah satu perusahaan layanan drone terbesar di dunia, berdiri sejak 2016 dengan kanto pusat di Jepang. Serta kantor perwakilan di Brasil, Indonesia, Australia, Malaysia, Eropa dan Angola.
Sementara itu, Terra Drone Indonesia berfokus pada layanan drone di sektor:
- konstruksi
- pertambangan
- minyak dan gas
- energi
- utilitas
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Sosok Michael Wishnu Wardhana, Bos Terra Drone yang Kini Diperiksa Polisi
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang