3 Korban Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone Teridentifikasi, Dugaan Penyebab Kematiannya Ternyata...

Gedung Terra Drone Kebakaran
Gedung Terra Drone Kebakaran

Penanganan korban kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, memasuki babak baru.

Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati memastikan tiga jenazah korban telah berhasil diidentifikasi setelah proses rekonsiliasi yang berlangsung hingga Selasa malam, 9 Desember.

"Tiga jenazah yang telah berhasil diidentifikasi," kata Karumkit RS Polri, Brigadir Jenderal Polisi Prima Heru kepada wartawan, dikutip Rabu, 10 Desember 2025.

Menurut Prima, identifikasi dilakukan melalui sejumlah metode ilmiah, mulai dari sidik jari hingga rekam medis dan properti yang melekat pada tubuh korban. Ia menegaskan tidak ada autopsi yang dilakukan. Berdasarkan pemeriksaan luar, dugaan kuat mengarah pada paparan gas mematikan.

"Kemungkinan karena kita hanya melaksanakan pemeriksaan luar, kemungkinan karena menghirup gas karbondioksida, CO2," ujarnya.

Sebanyak, 20 keluarga telah melapor ke RS Polri dan sebanyak 11 kantong jenazah sudah menjalani pemeriksaan. Dari proses tersebut, tiga korban berhasil dipastikan identitasnya, yaitu:

1. Rufaidha Lathiifunnisa, perempuan, 22 tahun berdasar sidik jari, catatan medis, properti;

2. Novia Nurwana, perempuan, 28 tahun berdasar sidik jari, gigi, medis, properti;

3. Yoga Valdier Yaseer, laki-laki, 28 tahun berdasar sidik jari, gigi, medis, properti.

Sebelumnya diberitakan, jumlah korban dalam tragedi kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, akhirnya terkonfirmasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut total ada 76 orang berada di dalam gedung saat insiden terjadi. Dari jumlah itu, 54 orang berhasil selamat, sementara 22 lainnya dinyatakan meninggal dunia.

"Total pegawai/korban sebanyak 76 orang dengan rincian, 54 selamat, 22 meninggal dunia," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya, Selasa, 9 Desember 2025.

Untuk diketahui, kebakaran hebat mengguncang kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Desember 2025, siang. Gedung Terra Drone di Jalan Letjend Suprapto mendadak diselimuti asap tebal, memaksa ratusan petugas pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Di tengah proses pemadaman, kabar duka datang dari pihak kepolisian. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Pooisi Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

"Iya (ada korban meninggal dunia)," kata Susatyo.