Penampakan Dirut Terra Drone Saat Ditangkap di Apartemen Jaksel, Tampangnya Sungguh Tak Terduga
Polisi mengungkap momen detik-detik penangkapan Direktur Utama PT Terra Drone, MW, yang kini resmi berstatus tersangka dalam kasus kebakaran maut di Gedung Terra Drone, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.
MW ditangkap di apartemennya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, setelah penyidik mengantongi dua alat bukti permulaan yang dinilai cukup. Hal itu diungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra.
“Jadi benar, untuk Direktur Utama dari Terra Drone sudah kami amankan semalam. Berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup dan keyakinan penyidik, jadi kami tingkatkan statusnya menjadi tersangka dan sudah kami terbitkan surat perintah penangkapan,” kata dia, Kamis, 11 Desember 2025.
Direktur Utama PT Terra Drone, MW, saat ditangkap
Dalam rekaman video yang diterima, terlihat MW berdiri di depan pintu kamarnya saat beberapa penyidik datang dan memberi tahu bahwa kedatangan mereka adalah untuk menangkapnya. MW sempat membela diri. Ia menyebut sudah menerima surat pemanggilan untuk hadir memberikan keterangan pada hari berikutnya.
“Bukan, surat yang terima itu kan besok, jam 10,” kata MW.
Namun penyidik tetap menjelaskan bahwa status tersangka ditetapkan berdasarkan alat bukti yang ditemukan selama proses penyelidikan.
MW kembali mempertanyakan proses tersebut. Namun penyidik menegaskan bahwa gelar perkara telah dilakukan dan surat perintah penangkapan telah diterbitkan. Penyidik juga menunjukkan surat perintah penggeledahan dan penyitaan, termasuk laptop, alat komunikasi, serta barang-barang lain yang berkaitan dengan perusahaan.
"Tanpa ada keterangan dari bapak ya sudah ditemukan alat bukti yang menentukan bapak sebagai tersangka, jadi kita gelarkan, kita timbulkan surat perintah penangkapan atas nama bapak sekarang,” kata penyidik.
Sebelumnya diberitakan, perkembangan terbaru terkait kebakaran Gedung Terra Drone, yang menewaskan 22 orang, berujung ke penangkapan Direktur Utama PT Terra Drone berinisial MW.
"Benar (telah ditangkap)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra, Kamis, 11 Desember 2025.
Untuk diketahui, Rumah Sakit (RS) Polri resmi menutup proses identifikasi korban tewas kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, setelah tim DVI memastikan seluruh 22 jenazah berhasil dikenali. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
"Karena semua jenazah telah teridentifikasi, ya hari ini kita nyatakan ditutup," kata Kabid Yandokpol Pusdokkes Polri, Komisaris Besar Polisi Ahmad Fauzi, Rabu, 10 Desember 2025.
Jumlah korban yang diterima RS Polri berasal dari lokasi kebakaran sebanyak 22 orang. Hingga Rabu, 10 Desember 2025, tidak ada tambahan jenazah dari Tempat Kejadian Perkara. Namun Fauzi menegaskan, tim DVI siap kembali bekerja jika ditemukan korban baru.