Daftar 20 Warga yang Masih Hilang Akibat Longsor Cilacap, Mayoritas dari Cibuyut
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Taryo mengatakan, 20 warga masih dalam proses pencarian akibat tanah longsor Cilacap.
Tanah longsor melanda Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Taryo menjelaskan, peristiwa tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi dan kontur tanah yang labil.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksi bahwa cuaca ekstrem akan terjadi pada Minggu (9/11/2025), khususnya di Cilacap.
Kondisi tersebut menyebabkan Desa Cibeunying diguyur hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada pukul 16.00-18.00 WIB yang menyebabkan terjadinya penurunan tanah 2 meter dan panjang retakan sekitar 25 meter.
“Pada hari Kamis, 13 November 2025 terjadi hujan kembali dari pukul 16.00-18.00 di Wilayah Desa Cibeunying yang mengakibatkan tanah longsor dan menimbulkan korban jiwa,” ujar Taryo dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (14/11/2025).
20 Warga Masih Hilang
Taryo menjelaskan, tiga warga sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia berdasarkan data terbaru BPBD Cilacap pada Jumat (14/11/2025) pukul 11.00 WIB.
Korban meninggal adalah Julia Lestari (20 tahun), Maya Dewi Lestari (15 tahun), dan Yuni (45 tahun).
BPBD Cilacap juga mencatat 16 rumah dalam kondisi terancam dan rumah warga yang terdampak mencapai delapan unit.
Di sisi lain, tanah longsor menyebabkan 20 warga masih dalam proses pencarian atau berstatus hilang.
Warga yang dilaporkan hilang berasal dari Dusun Tarukahan sebanyak enam orang dan Dusun Cibuyut sebanyak 14 orang.
Berikut nama-nama warga yang masih hilang:
- Korban hilang asal Dusun Tarukahan:
- Nina
- Fani
- Fatin
- Lilis
- Danu (anak Lilis)
- Anak balita (anak Lilis).
- Korban hilang asal Dusun Cibuyut:
- Rastum
- Rahma
- Aca
- Cahyanto
- Kasri
- Zahra
- Nilna
- Asmanto
- Isna
- Anak Isna
- Dani
- Istri Dani
- Anak Dani (1)
- Anak Dani (2).
Kepala BNPB Akan Kunjungi Cilacap
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dijadwalkan menuju lokasi tanah longsor di Kecamatan Majenang, Cilacap, pada Jumat (14/11/2025) sore.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, kami langsung berangkat ke sana,” ujar Suharyanto usai mengisi materi Senior Disaster Management Training (SDMT) di Gedung INA DRTG, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/11/2025).
Sebelumnya, Deputi Bidang Penanganan Darurat (Deputi 3) BNPB Mayjen TNI Budi Irawan bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) termasuk sejumlah personel Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom), telah diperintahkan Kepala BNPB untuk berangkat lebih awal pada hari ini.
Setibanya di sana, Budi langsung melihat kondisi, memberikan dukungan logistik, dan peralatan serta melakukan koordinasi awal dengan lintas instansi terkait.
“Deputi Bidang Penanganan Darurat, Mayjen TNI Budi Irawan sudah hadir di sana hari ini, membawa dukungan logistik dan peralatan” ungkap Suharyanto.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.