Demi Ambil Tas, Sriyatun Tewas Terjepit Tembok Toko yang Ambruk Akibat Longsor di Kudus

longsor, Kudus, Demi Ambil Tas, Sriyatun Tewas Terjepit Tembok Toko yang Ambruk Akibat Longsor di Kudus, Kronologi Kejadian, Kembali ke Toko demi Tas, Terjepit di Antara Tembok Hebel dan Kusen, Ribuan Warga Desa Tempur Terisolasi, Peringatan Dini BMKG: 6 Ibu Kota di Jawa Berpotensi Hujan

Nasib nahas menimpa Sriyatun, warga RT 05 RW 05 Kampung Genting, Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Sriyatun ditemukan meninggal dunia setelah terjepit reruntuhan bangunan tokonya yang diterjang tanah longsor pada Minggu (11/1/2026).

Korban tewas dalam posisi mengenaskan akibat terjepit di antara tembok toko yang ambruk dan kusen pintu saat berusaha menyelamatkan barang berharganya.

Kronologi Kejadian, Kembali ke Toko demi Tas

Peristiwa memilukan ini bermula saat hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Kudus sejak Sabtu. Sebelum kejadian, Sriyatun sedang berada di dalam toko sembako miliknya bersama sang suami, Nursidi.

Ahmad Syauqon, seorang warga setempat, menceritakan bahwa Sriyatun sebenarnya sudah sempat menyelamatkan diri keluar dari bangunan saat mendengar tanda-tanda alam yang mencurigakan.

"Sebelum kejadian, kata suaminya sudah ada suara gemuruh batu berjatuhan," ujar Ahmad Syauqon saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu.

Mendengar gemuruh tersebut, pasangan suami istri ini bergegas keluar.

Namun, saat sudah berada di posisi aman, Sriyatun memutuskan masuk kembali ke dalam toko untuk mengambil tas miliknya.

"Istri masuk lagi (ke toko) untuk ambil tas, belum sampai keluar dari toko, sudah kejadian (longsor)," lanjut Syauqon menirukan keterangan suami korban.

Terjepit di Antara Tembok Hebel dan Kusen

Material longsor dari tebing setinggi sekitar 15 meter menghantam bagian belakang toko berukuran 3x7 meter tersebut. Dinding belakang yang terbuat dari bata ringan atau hebel (AAC) roboh seketika dan mendorong tubuh korban.

Syauqon yang datang setelah dipanggil tetangga menemukan kondisi korban sudah terjepit dalam posisi berdiri.

"Bagian belakang tubuhnya terjepit tembok. Bagian depan tubuhnya terjepit kusen pintu," jelasnya.

Warga sempat berupaya melakukan pertolongan darurat, namun nyawa Sriyatun tidak tertolong.

Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah dan tekanan dari material bangunan.

Ribuan Warga Desa Tempur Terisolasi

Bencana akibat cuaca ekstrem ini tidak hanya melanda Kudus. Di Kabupaten Jepara, ribuan warga di Kecamatan Keling masih terisolasi akibat tanah longsor yang menutup akses jalan utama Desa Damarwulan - Tempur.

Hingga Minggu (11/1/2026), terdapat 18 titik material longsor yang tersebar di sepanjang jalur tersebut.

Titik terparah berada di pertigaan spot foto "Selamat Datang Desa Wisata Tempur", di mana badan jalan sepanjang 60 meter hilang tersapu banjir Sungai Gelis.

Dampak Bencana di Desa Tempur:

  • Rumah Rusak: 6 unit rumah penduduk mengalami kerusakan akibat tertimbun tanah dan bebatuan.
  • Fasilitas Umum: Jaringan listrik padam total akibat tiang listrik roboh, serta akses internet terganggu.
  • Ekonomi: Puluhan hektar persawahan hanyut terbawa aliran sungai.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jepara, Tri Mulyo Mardi Santoso, menyatakan pihaknya terus mengupayakan penyaluran logistik meski harus dilakukan dengan berjalan kaki.

"Kita semua utamakan safety. Hari ini kami mulai kirim logistik (180 kg beras dan 12 dus mie instan) untuk menyambung kebutuhan makan di sana," tutur Tri Mulyo.

Peringatan Dini BMKG: 6 Ibu Kota di Jawa Berpotensi Hujan

Seiring dengan tingginya intensitas bencana hidrometeorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk Senin (12/1/2026).

Enam ibu kota provinsi di Pulau Jawa diprediksi akan diguyur hujan hari ini, yaitu:

  • DKI Jakarta
  • Bandung (Jawa Barat)
  • Semarang (Jawa Tengah)
  • Surabaya (Jawa Timur)
  • Serang (Banten)
  • Yogyakarta (DI Yogyakarta)

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan banjir, terutama di wilayah perbukitan dan bantaran sungai.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul BREAKING NEWS, Toko Sembako di Kudus Roboh Diterjang Longsor, Sriyatun Tewas Terjepit

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang