Haru, Perlakuan Ibunda Timothy Anugerah Terhadap Diduga Pelaku Pembully Anaknya Setelah Meninggal

Mahasiswa Unud, Timothy Anugerah Saputra
Mahasiswa Unud, Timothy Anugerah Saputra

Sharon, ibunda Timothy Anugerah mengungkap sempat bertemu langsung dengan ketiga sosok diduga pembully putranya usai meninggal dunia. Saat bertemu dengan ketiga sosok tersebut, Sharon memberikan reaksi yang tidak terduga.

Orang pertama yang menemuinya Sharon adalah Leo. Diceritakan Sharon, saat itu Leo datang ke rumah duka dengan kondisi ketakutan dan stres yang luar biasa. 

“Pertama di rumah duka itu Leo, dia datang dengan ketakutan dan stres yang sangat besar, dia sangat-sangat ketakutan belum makan. Selesai itu pun kita masih makanan dia karena dia kayak harus ngumpet karena ketakutan nggak karuan sekali,” kata Sharon dikutip dari tayangan YouTube Denny Sumargo, Minggu 26 Oktober 2025.

Ditemani oleh adiknya, Sharon mengungkap bahwa dirinya sempat memberikan wejangan untuk Leo. Dia berharap agar setelah insiden ini Leo bisa berubah menjadi lebih baik. 

“Saya dan adik saya sampaikan bahwa ya kamu sudah tau salahmu dimana bawa ini jadi pelajaran tapi jangan takut, hadapi konsekuensinya setelah itu perbaiki dirimu jadi hidup lebih baik. Itu waktu Leo di rumah duka. Mengiyakan karena dia sudah nggak karuan bentukannya,” kata dia.

Selain Leo, Sharon mengungkap juga bertemu dengan Vito pada hari Minggu di gereja tempatnya ibadah. Saat itu Sharon juga mengungkapkan hal serupa seperti yang disampaikannya kepada Leo. Namun untuk Vito, kata Sharon dirinya mewajibkan Vito untuk wajib lapor kepadanya.

“Sama Vito saya sampaikan hal yang sama, tapi sama Vito saya tambahkan ’kamu saya kenai wajib lapor sama saya. Tante sudah tidak punya anak lagi jadi kamu harus jadi anak tante. Tante ingin lihat komitmen kamu jadi lebih baik, untuk kamu bawa spiritnya Timmy ini bagaimana dia selama ini menjalani hidupnya’. Jadi dia sudah tidak ada papanya jadi kalau mengupdate mama kamu ingat kamu punya mama ini juga jadi kamu saya kenakan wajibkan wajib lapor supaya tante bisa liat ke depannya kamu menjalani hidupmu secara berbeda dengan lebih baik. Itu yang saya sampaikan sama Vito,” kenang Sharon.

Terakhir, Sharon bertemu dengan salah satu calon dokter yang sempat melontarkan kalimat nir empati  setelah Timothy Anugerah meninggal di sebuah chat dan viral di media sosial. Diakui Sharon dirinya merasa sakit saat membaca chat di grup WhaatsApp calon dokter yang viral di media sosial. Sebab mereka calon dokter itu tidak mengenal atau tau sosok yang mereka bicarakan adalah Timothy Anugerah.

“Dari semua itu yang dari FK saya sampaikan ke teman-teman ’saya rasanya masih ada ganjel karena nggak ada apa-apanya’ padahal kalau saya membaca chat itu yang paling menusuk hati saya adalah dari FK karena dokter. Jadi mereka semua ini nggak tau Timmy, ini adalah orang-orang bodoh sesaat yang mungkin mulutnya nggak dikontrol. Ini loh ada pasien datang begini dan itu dikometari gitu. Even mereka stasenya di jantung bukan di IGD,” cerita Sharon.

Sharon menyebut calon dokter yang bernama Erick itu sempat menemuinya. Dari percakapan tersebut, Sharon juga meminta Erick untuk menjadi orang dan dokter yang lebih baik di masa mendatang usai insiden tersebut. 

“Saya sudah ketemu sudah ngobrol. Saya bilang ’Erick kamu harus jadi dokter yang berbeda’. Saya bilang kamu harus jadi dokter yang sungguh-sungguh dan luar biasa. Sekarang juga jadi mama kamu jadi kamu juga iie kenakan wajib lapor kamu laporkan apa yang terjadi sama kamu, aku ingin melihat bagaimana kamu berkembang, bagaimana kamu melanjutkan hidup setelah ini. Bagaimana kamu menggapai orang-orang, bagaimana kamu melayani orang-orang,” kata dia.