Viral! Ibu Geram Datangi Rumah Diduga Pelaku Perundungan Anak

Ilustrasi perundungan
Ilustrasi perundungan

 Kasus perundungan atau bullying yang terjadi di lingkungan sekolah terus mendapat perhatian serius publik. Sebelumnya kasus dugaan perundungan juga dialami oleh seorang siswi Kelas VII SMPN 19 Tangerang Selatan ramai disorot publik. 

Siswa tersebut meninggal dunia setelah diduga mengalami tindakan perundungana atau bullying.  Korban yang diketahui bernama Hisyam itu sempat mendapat perawatan di ICU RS Fatmawati sebelum akhirnya meninggal dunia pada pekan lalu.

Terbaru pengguna media sosial dibuat heboh usai seorang ibu mendatangi seorang siswi perempuan di Lampung yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap putrinya. Melansir akun TikTok @sera36286, pemilik akun tersebut rela melakukan perjalanan dari Jawa Barat menuju Lampung untuk mendatangi orang yang diduga melakukan perundungan terhadap anaknya.

Dalam cuplikan video yang beredar luas, wanita tersebut tampak berbicara dengan suara tinggi dan penuh amarah. Ia menuntut penjelasan dari keluarga siswi yang diduga melakukan perundungan terhadap anaknya.

”Kamu kan nantangin ditunggu di Lampung, saya sudah di Lampung. Nggak ada di sekolahan, sekolah beda lagi,” kata sang pemilik akun.

”Saya mau sekolah,” kata siswi tersebut.

”Gue mau ngomong sama bapak lo, mau lo gimana. Ini guys orang yang ngebuli anak saya. Ini rekaman ada di sini semua, emosi loh saya,” kata pemilik akun tersebut dengan nada emosi.

”Yaudah ngobrolnya di sini aja, duduk gitu biar enak. Biar saya bisa ngejelasin juga,” kata siswi tersebut mengarahkan masuk ke dalam rumahnya.

Saat masuk ke dalam rumah, pemilik akun tersebut nampak tak kuasa meluapkan kemarahannya. Di saat yang bersamaan sang nenek dari siswi tersebut mencoba menenangkan dan meminta agar masalah ini bisa diselesaikan bersama pihak sekolah.

”Nggak perlu penjelasan, saya nggak terima anak saya digituin. Dia anak yatim mau kamu injek lehernya? Bukan saya? Ini rekaman, nggak bisa ya. Aku ngegedein dia dari kecil ya, aku nge gedein dia dari kecil dibully,” kata sang pemilik akun sambil menangis.

”Ini diintergogasi di sekolah ntar. Jadi kita damaikan gimana?” kata sang nenek.

”Orang tua kamu tadi minta maaf sama saya loh, orang tua kamu minta maaf saya maafin,” kata sang pemilik akun.

”Jadi kita damaikan gimana? Ini juga mungkin damailah di sana (Sekolah). Bukan apa-apa Syifa sana Devi bukan temen dari gede aja dari kecil. Namanya anak-anak jadi di sekolah kan ada gurunya,” kata sang nenek.

Sambil menangis dan dengan nada amarah pemilik akun tersebut terus mencecar siswi yang diduga melakukan perundungan terhadap putrinya. Dia mengaku tak terima dengan tindakan yang dilakukan siswi tersebut terhadap putrinya.

Sementara itu, siswi yang diduga melakukan perundungan itu nampak sempat menunjukkan muka kesalnya. Dia sendiri mengaku kesal lantaran tak diberi kesempatan untuk menjelaskan terkait masalah tersebut.

”Itu bukan saya,” kata siswi tersebut.

Dalam kolom komentar video tersebut, diungkap pemilik akun bahwa putrinya mendapat perundungan bahkan sejak SD. Dugaan perundungan ini pun baru diketahuinya setelah sang putri enggan untuk bersekolah.

”Udah dari SD sampai SMP saya baru tau saya buka wa anak aya, kaget anak saya ga mau sekolah,” tulis dia.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menjelaskan kronologi lengkap peristiwa yang sebenarnya terjadi antara kedua siswi tersebut. Pihak sekolah maupun aparat setempat belum memberikan pernyataan ataupun klarifikasi mengenai dugaan perundungan yang menjadi pemicu kemarahan orang tua itu.

Sementara itu, unggahan tersebut juga telah mendapat ribuan komentar dari pengguna media sosial. Banyak dari mereka yang memaklumi tidakan pemilik akun tersebut demi menjaga anaknya.

”Kalo urusan anak dihina, dibully seorang ibu pasti terdepan,” komentar netizen.

“Kamera getar artinya nahan emosi,” kata lainnya.

”Denger Syifa anak yatim Ya Allah langsung nangis aku bu,” kata lainnya.

Video TikTok: https://www.tiktok.com/@sera36286/video/75732...