Ammar Zoni Dipindah ke Lapas Nusakambangan: Kekasih dan Adik Bela Tuduhan Narkoba
Nama Ammar Zoni kembali menjadi sorotan setelah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada 16 Oktober 2025.
Ia dituduh terlibat dalam kasus peredaran narkoba dan menjadi warga binaan kategori high risk.
Kekasihnya, dokter Kamelia, dan adiknya, Aditya Zoni, memberikan pembelaan terhadap tuduhan tersebut, dengan menegaskan bahwa Ammar tidak terlibat dalam peredaran narkoba.
Kamelia Tegaskan Ammar Zoni Tak Kenal Tersangka Lain
Dokter Kamelia, kekasih Ammar Zoni, menegaskan bahwa Ammar tidak memiliki hubungan apa pun dengan lima tersangka lain yang turut diamankan dalam kasus tersebut.
"Dia (Ammar) sama sekali enggak kenal dengan tersangka lain," ujar Kamelia kepada awak media di Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/10/2025).
Mengenai barang bukti yang ditemukan di kamar Ammar, Kamelia menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Januari 2025.
Salah satu tersangka menyebutkan bahwa narkoba yang mereka miliki berasal dari kamar Ammar, namun saat penggeledahan, tidak ada barang bukti yang ditemukan.
"Pas digeledah di kamarnya Bang Ammar, enggak ditemukan apa-apa," tambah Kamelia.
Kamelia juga mengungkapkan bahwa para tersangka akhirnya mengakui bahwa narkoba yang mereka miliki berasal dari seseorang berinisial A, bukan dari Ammar.
"Banyak kejanggalan, kenapa mau bebas baru dinaikkan lagi," kata Kamelia merujuk pada waktu yang dekat dengan masa kebebasan Ammar.
Aditya Zoni: Ammar Zoni Adalah Korban, Bukan Pengedar
Aditya Zoni, adik Ammar, memberikan pembelaan terhadap kakaknya dan membantah keterlibatan Ammar dalam kasus tersebut.
Menurut Aditya, Ammar hanya menjadi korban dalam kasus peredaran narkoba ini.
"Saya yakin Abang saya bukan orang seperti itu. Saya yakin 100 persen Bang Ammar bukan pengedar, Bang Ammar bukan yang diterangkan oleh media. Bukan. Tapi Bang Ammar adalah korban," ungkap Aditya dalam wawancara di Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025).
Aditya juga menyinggung masalah peredaran narkoba di dalam penjara, yang menurutnya sudah menjadi rahasia umum.
"Yang peredaran narkoba yang masih ada di penjara itu kan sebetulnya ya sudah dari dulu kita tahu gitu loh. Iya, sudah jadi rahasia umum itu," kata Aditya.
Dia juga menegaskan dukungannya yang tak tergoyahkan terhadap Ammar, meskipun ada kabar burung yang mengatakan bahwa keluarga sudah muak dan pusing dengan kasus ini.
"Kalau misalkan kemarin ada beberapa omongan-omongan dari kabar burung yang bilang keluarganya sudah muak, saya sudah pusing, saya enggak peduli. Itu saya bisa jamin 100 persen itu tidak benar," tegas Aditya.
Ammar Zoni Kirim Surat Bantahan Terkait Tuduhan Narkoba
Sebagai bagian dari pembelaannya, Ammar Zoni mengirimkan surat tulisan tangan kepada Ustaz Derry Sulaiman yang menjadi sorotan.
Dalam suratnya, Ammar menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam peredaran narkoba, melainkan hanya seorang warga binaan yang berusaha patuh terhadap aturan untuk segera bebas.
"Saya ingin semua orang tahu bahwa saya bukanlah seorang bandar. Saya bukan pengedar! Saya hanyalah seorang publik figur yang sedang dalam masa pembinaan, berusaha patuh agar cepat segera pulang," tulis Ammar dalam surat tersebut.
Dugaan Pemerasan oleh Oknum dalam Surat Ammar Zoni
Surat Ammar Zoni yang dikirim kepada Ustaz Derry Sulaiman terdiri dari tiga lembar bolak-balik. Namun, hanya halaman pertama yang dibagikan ke publik.
Dalam pesan singkatnya, Ustaz Derry mengungkapkan bahwa halaman lainnya berisi informasi sensitif mengenai dugaan tindak pemerasan oleh oknum tertentu.
"Aku baru share halaman pertama karena isinya sensitif, ada nominal angka pemerasan dari oknum," ujar Ustaz Derry melalui pesan singkat pada Jumat (17/10/2025).
Sebagian artikel telah tayang di .
.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.