BlackAuto Battle 2025 Surabaya Dipadati Penggemar Modifikasi
Gelaran BlackAuto Battle 2025 seri kedua berhasil mendapat perhatian warga di Surabaya, Jawa Timur. Event ini diikuti oleh ratusan peserta di berbagai kelas.
Boy Prabowo, perwakilan pelaksana acara mengungkap bahwa banyaknya peserta yang ikut menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan penyelenggaraan BlackAuto Battle 2025 Surabaya.
“Ratusan mobil ikut ambil bagian di seri kedua BlackAuto Battle Surabaya tahun ini, bahkan ada delapan mobil dari Bali hadir untuk menjadi bagian dari acara. Sebagai salah satu ikon kota modifikasi di Indonesia, Surabaya selalu menghadirkan gebrakan bagi car tuning nasional,” jelasnya dalam keterangan resmi dikutip (30/09)
Dalam acara ada beberapa kompetisi digelar termasuk Dyno Test, ajang buat uji tenaga mesin yang dibagi dalam kelas Bracket 70 HP, 130 HP hingga Free For All (FFA). Persaingannya pun cukup ketat karena ada peserta harus gugur karena selisih 0,7 hp.

Sambutan semakin ramai saat ketegori Free For All (FFA) dilangsungkan. Pasalnya, Nissan Skyline GT-R R34 milik Ryan Rizky mencatatkan tenaga hingga 528,1 hp dan menjadi yang terbesar selama event berlangsung.
Selain itu ada kompetisi modifikasi audio bertajuk Black Out Loud yang di dalamnya ada tiga kategori berbeda yaitu SQ, SQL dan SPL. Untuk menjaga standar internasional, ajang ini menggandeng beberapa asosiasi seperti EMMA (Eropa), USACI (Amerika) serta CAN (Indonesia-Asia).
Khusus di SPL Fun Black Out Loud, sambutannya terbilang meriah. Pasalnya Tim Meloncrot berhasil keluar sebagai juara dengan skor 162 desibel.
Abbas, salah satu anggota tim mengungkap bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada pembaruan sistem baterai lithium sehingga suara lebih optimal.

Kreativitas peserta Surabaya juga terlihat dari parade mobil modifikasi. Mulai dari Civic FD, supercar, hatchback hingga mobil harian yang diramu dengan sentuhan ekstrem semuanya menarik perhatian pengunjung.
Dengan berakhirnya seri Surabaya, para pemenang akan melaju ke babak Final Battle BlackAuto Battle 2025 di Yogyakarta.
Antusiasme besar di Surabaya pun membuktikan bahwa dunia modifikasi mobil Indonesia semakin berkembang serta menghadirkan inspirasi baru.