Gunungkidul Gelar Pameran Wisata agar Wisatawan Tidak Hanya Tahu Pantai
Untuk menarik kunjungan wisata ke desa wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar Gunungkidul Tourism Fest (GTF) 2025.
Upaya ini memperkenalkan wisata apa saja di Kabupaten Gunungkidul selain pantai yang biasa dikunjungi wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Oneng Windu Wardana menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati World Tourism Day atau Hari Pariwisata Dunia, akan menggelar GTF di Desa Wisata Watu Sigar, Kapanewon Ngawen.
Pemilihan lokasi ini karena Desa Wisata Watu Sigar memperoleh penghargaan juara 3 Desa Wisata tingkat DIY 2024.
Selain itu, acara ini juga ditujukan memperkenalkan keunikan Desa Wisata Watu Sigar agar dilihat masyarakat luas, khususnya wisatawan yang akan berkunjung ke Bumi Handayani (Gunungkidul).
"Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, berpijak pada kekayaan budaya, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal," kata Windu melalui telepon Selasa (23/9/2025).
Keunikan Desa Wisata Watu Sigar
Kalurahan Watu Sigar sendiri berjarak 28 menit dari pusat kota Wonosari. Desa wisata ini menawarkan keindahan alam seperti Segoro Anakan, Watu Lumbung, Recehan Jangkrik, dan Kali Oyo.
Selain itu untuk budaya, dengan berbagai upacara adat seperti Rasulan/Bersih Desa, serta pertunjukan seni dan budaya seperti Gumbregan, Kenduri, Kethoprak, Rebana, Jathilan, Karawitan, dan permainan rakyat tradisional.
"Selama GTF 2025 mulai 24 September sampai 27 September mendatang kita akan menggelar seni budaya lokal, pameran produk UMKM, pertunjukan musik, toklik, karawitan, ketoprak, reog, senam, hingga atraksi wisata khas Desa Watu Sigar," kata Windu.
Windu berharap dengan semakin seringnya event di desa wisata, khususnya sisi utara Gunungkidul bisa memberikan alternatif wisata. Sehingga tidak hanya terpusat di kawasan Pantai Selatan.
"Harapannya wisatawan bisa berkunjung di kawasan desa wisata juga," kata dia.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.