Wisatawan Pantai Krakal Bawa Tikar Sendiri Diminta Bayar, Ini Penjelasan Dinas Pariwisata
Beredar di media sosial tentang wisatawan di Pantai Krakal, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diminta membayar sewa saat membawa tikar sendiri.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo mengatakan, ia sudah mendengar informasi itu. Pihaknya pun menindaklanjuti laporan tersebut.
"Sudah dilakukan klarifikasi dan pembinaan bersama Lurah Ngestirejo," kata Eko saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Sabtu (4/4/2026).
Eko menambahkan, pelaku penarikan uang juga sudah membuat video permintaan maaf kepada masyarakat dan wisatawan.
"Semoga tidak diulangi lagi," kata dia.
Wisatawan diminta bayar saat bawa tikar di Pantai Krakal
Pelayanan pada wisatawan akan ditingkatkan
Beredar di media sosial wisatawan Pantai Krakal, Gunungkidul, yang dikenakan biaya saat bawa tikar sendiri. Simak penjelasan Dinas Pariwisata.
Eko menuturkan, ke depannya dinas akan semakin mengintensifkan pembinaan kepada pokdarwis (kelompok sadar wisata) dan pokja (kelompok kerja) untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada wisatawan.
Selain itu, akan dibuat peraturan agar tidak ada tindakan peng-kavling-an di tempat umum.
"Akan dibuat SE (surat edaran) tempat-tempat publik tidak boleh ada kapling-kapling yang tidak sesuai ketentuan," tambah Eko.
Dilaporkan Kompas.com, Rabu (11/2/2026), Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana melakukan penataan Pantai Krakal tahun ini. Salah satunya dengan menambahkan jogging track atau jalur joging.
Untuk penambahan tersebut, anggaran yang direncanakan sekitar Rp 1,8 miliar.
"Untuk targetnya rampung di 2026," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto.
Selain itu, kawasan pantai tersebut rencananya akan dihias dan area parkir akan dipindahkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang