Teror Hiu Menghantui Australia, Puluhan Pantai di Sydney Ditutup

Peringatan ancaman serangan hiu
Peringatan ancaman serangan hiu

 Puluhan pantai di sepanjang pantai timur Australia, termasuk kawasan Sydney, ditutup pada Selasa, 20 Januari 2026, menyusul empat serangan hiu yang terjadi dalam dua hari terakhir. 

Penutupan dilakukan di tengah hujan lebat yang membuat kondisi air menjadi keruh dan dinilai meningkatkan risiko kemunculan hiu di dekat pantai.

Sejumlah pantai di sekitar Port Macquarie, sekitar 400 kilometer di utara Sydney, ditutup setelah seorang pria digigit hiu saat berselancar pada Selasa pagi. Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan dilaporkan berada dalam kondisi stabil, menurut otoritas kesehatan setempat.

Kepala Eksekutif Surf Life Saving New South Wales (NSW), Steven Pearce, mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di pantai. 

"Jika Anda berpikir untuk berenang, pertimbangkan untuk pergi ke kolam renang lokal karena pada tahap ini, kami menyarankan bahwa pantai tidak aman," kata Pearce kepada wartawan pada hari Selasa dilansir CNA

Pantai Surfers Paradise di pesisir timur Queensland, Australia.

Ia menambahkan bahwa kondisi air saat ini sangat buruk. "Kualitas air kami sangat buruk sehingga sangat kondusif untuk aktivitas hiu banteng."

Penutupan pantai terjadi di puncak musim panas belahan bumi selatan, periode ketika pantai-pantai Australia biasanya ramai oleh wisatawan dan warga lokal.

Rangkaian Serangan

Dua serangan hiu dilaporkan terjadi saat orang-orang berselancar di pantai utara Sydney pada Senin. Dalam salah satu insiden, seekor hiu menggigit kaki seorang pria yang sedang berselancar di Manly, menyebabkan korban berada dalam kondisi kritis.

Saksi mata Max White mengatakan nyawa pria tersebut berhasil diselamatkan berkat tindakan cepat peselancar lain yang menggunakan tali kaki papan selancar sebagai perban darurat untuk menghentikan pendarahan. 

"Dia bernapas, tetapi dia tidak sadarkan diri, dan kami hanya ... mencoba untuk membuatnya tetap sadar," kata White kepada stasiun televisi pemerintah ABC.

Paramedis kemudian menangani korban yang mengalami cedera kaki serius sebelum membawanya ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Beberapa jam sebelum insiden itu, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun lolos tanpa cedera setelah seekor hiu menggigit papan selancarnya di lokasi yang sedikit lebih jauh ke utara.

Sementara itu, pada Minggu sore, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun mengalami cedera serius saat berenang di sebuah pantai di Pelabuhan Sydney. 

"Saat polisi tiba, pemandangannya sangat mengerikan. Kami yakin itu adalah hiu banteng yang menyerang bagian bawah tubuh anak laki-laki itu," kata Inspektur Joseph McNulty, komandan polisi wilayah laut New South Wales.

"Anak laki-laki itu sekarang sedang berjuang untuk hidupnya," ujarnya kepada wartawan pada hari Senin.

Serangkaian serangan ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari, membanjiri pelabuhan dan pantai di sekitarnya. 

Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi hiu banteng, spesies yang diketahui dapat hidup dan berkembang biak di air payau.

Secara umum, hiu jarang menyerang manusia. Namun, air yang keruh mengurangi jarak pandang mereka dan meningkatkan risiko benturan dengan manusia. 

Dalam situasi seperti itu, hiu dapat bereaksi "secara defensif atau karena penasaran menggigit dan kemudian menggigit lagi," tulis Chris Pepin-Neff, akademisi dan pakar perilaku hiu, dalam kolomnya di Sydney Morning Herald.

Ia juga mencatat bahwa hujan deras meningkatkan limpasan air limbah yang membawa ikan-ikan kecil, sumber makanan hiu, ke perairan pantai.

Australia mencatat sekitar 20 serangan hiu setiap tahun, dengan kurang dari tiga di antaranya berujung fatal, menurut data kelompok konservasi. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan jumlah kasus tenggelam di pantai-pantai negara itu setiap tahunnya.