SPBU Swasta di Surabaya Kehabisan Stok BBM, Warga Kecewa

SPBU, Surabaya, SPBU Shell, spbu swasta, spbu swasta di indonesia, stok BBM kosong, kuota impor BBM, SPBU swasta Surabaya, spbu swasta di surabaya, spbu shell surabaya, kuota impor bbm 2025, SPBU Swasta di Surabaya Kehabisan Stok BBM, Warga Kecewa

Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta di Kota Surabaya terpantau kehabisan stok bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa pekan terakhir.

Kondisi ini membuat warga kecewa karena tidak bisa mengisi BBM seperti biasanya.

Pantauan pada Senin (22/9/2025), SPBU Shell di Jalan Raya Jemursari dan Margorejo, serta SPBU BP AKR di Margorejo, sama-sama tidak melayani pengisian BBM.

Salah seorang petugas SPBU Shell yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, stok BBM kosong sudah sejak 10 hari lalu.

“Sudah kosong sejak 10 hari yang lalu,” ujarnya kepada wartawan.

Meski tidak lagi menjual BBM, pihak SPBU Shell tetap beroperasi dengan membuka layanan minimarket, toilet, serta menghadirkan stand UMKM dadakan yang menjual aneka jajanan ringan dan oli.

“Iya, SOP-nya disuruh jualan juga,” tambah petugas tersebut.

SPBU BP AKR Juga Kehabisan BBM

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU BP AKR Margorejo. Vito, salah satu petugas, menyebutkan stok BBM kosong sejak dua minggu terakhir.

“Sudah sekitar dua minggu kosong, yang ada tinggal solar (BP Ultimate Diesel) saja,” kata Vito.

Menurutnya, banyak warga yang merasa kecewa karena sudah datang jauh-jauh namun tidak bisa mendapatkan BBM.

“Banyak yang kecelek (tertipu), sudah datang jauh-jauh tapi ternyata kosong,” imbuhnya.

Hingga kini, warga hanya bisa memanfaatkan fasilitas minimarket dan toilet yang tetap buka, meski pengisian BBM tidak tersedia.

Warga Surabaya Kecewa

Kekosongan BBM di SPBU swasta Surabaya ini dikeluhkan sejumlah warga. Amin, warga Surabaya, mengaku kecewa saat mendapati SPBU BP AKR Margorejo tidak bisa melayani pengisian BBM.

“Iya sudah terlanjur ke sini, ternyata stoknya kosong,” kata Amin.

Ia berharap pemerintah mendukung keberadaan SPBU swasta, bukan justru menyulitkan.

“Harusnya didukung, bahkan kalau bisa diperbanyak lokasi SPBU swasta. Saya lebih nyaman isi di sini karena tarikan mobil terasa enteng. Harapannya semoga pemerintah bisa mempermudah saja,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Sri Ayu, warga lain yang biasa mengisi BBM di SPBU swasta Surabaya.

“Sangat disayangkan kalau sampai kosong terus. Saya biasanya isi di sini, tapi sudah beberapa kali tidak ada stok. Kalau kebijakannya seperti ini, masyarakat yang dirugikan,” ucapnya.

Pemerintah Klaim Kuota Impor BBM Sudah Ditambah

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah sudah menambah kuota impor BBM untuk SPBU swasta.

“SPBU swasta sudah diberikan kuota impor 110 persen dibandingkan dengan 2024. Ini biar clear ya. Jadi sangatlah tidak tepat kalau dikatakan kuota impornya tidak kita berikan. Contoh, 2024 si perusahaan A mendapat 1 juta kiloliter. Kemudian, di 2025 contohnya kami memberikan kuota impor 1 juta kiloliter plus 10 persen. Berarti 1 juta 100 kiloliter,” kata Bahlil di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Menurut Bahlil, jika kuota impor BBM sudah habis, SPBU swasta dapat bekerja sama dengan Pertamina untuk mengamankan pasokan.

“Mereka bisa melakukan kolaborasi dengan Pertamina. Dan kemarin saya sudah pimpin rapatnya Pertamina dan Wakil Menteri saya juga sudah pimpin rapat,” tuturnya.

Meski kehabisan stok BBM, SPBU Shell Jemursari dan Margorejo serta SPBU BP AKR Margorejo tetap beroperasi. Warga masih bisa menggunakan fasilitas minimarket, toilet, serta stand UMKM yang ada di lokasi.

Kendati demikian, kondisi stok BBM kosong di SPBU swasta Surabaya ini menimbulkan kekecewaan bagi warga yang terbiasa mengisi di sana. Banyak masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar pasokan BBM di SPBU swasta kembali normal.

Sebagian Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul SPBU Swasta di Surabaya Kehabisan BBM, Warga Kecewa Minta Pemerintah Permudah Kebijakan

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.