Inilah 9 Potret Kebun Binatang Surabaya Sekarang, Setelah Dirundung Kabar Tak Menyenangkan
- 1. Luas Kebun Binatang yang tidak Cukup Dikelilingi Satu Hari
- 2. Jadwal Memberi Makan Hewan
- 3. Menyaksikan Ganasnya Komodo Melahap Makanan
- 4. Berfoto di Rindangnya Sudut Kebun Binatang Surabaya
- 5. Berfoto Bersama Hewan Jinak
- 6. Berfoto dengan Komodo
- 7. Menyusuri Sungai dengan Perahu
- 8. Wahana Permainan Anak
- 9. Berkeliling Naik Gajah dan Delman Unta
Surabaya memiliki kebun binatang terbesar se Asia Tenggara, yaitu Kebun Binatang Surabaya. Menjadi kebun binatang terbesar membuat Kebun Binatang Surabaya mengemban tanggung jawab yang besar juga.
Bahkan, di tahun 2014 lalu, Kebun Binatang Surabaya sempat menjadi viral di media dalam maupun luar negeri karena kondisinya yang memprihatinkan. Banyak hewan yang mati secara berturut – turut. Namun, kini kondisinya sudah mulai membaik. Seperti apa ya? Inilah 9 potret Kebun Binatang Surabaya yang terbaru.
1. Luas Kebun Binatang yang tidak Cukup Dikelilingi Satu Hari
Kebun Binatang Surabaya dikatakan memiliki luas yang luar biasa. Bahkan, dikatakan mengelilingi objek wisata ini tidak cukup sehari. Berdiri di lahan seluas 15,3 hektar, pengunjung dapat menikmati berbagai satwa yang beraneka macam, lucu dan tentunya menggemaskan.
Terdapat kurang lebih 350 spesies hewan yang terbagi dalam jenis reptil, mamalia, unggas, serta hewan perairan. Ditambah lagi, lingkungan sekitar yang begitu hijau dan sejuk. Membuat siapapun betah untuk menikmati rindangnya pepohonan.
2. Jadwal Memberi Makan Hewan
Di Kebun Binatang Surabaya, pengunjung tidak dapat sembarangan memberi makan hewan. Bahkan, ada hukuman bagi pengunjung yang dengan sengaja memberi makan hewan.
Namun, jika ingin merasakan sensasi memberi makan hewan, wisatawan dan mengunjungi kebun binatang ini pada hari Minggu atau libur nasional. Karena saat ini, dibuka kesempatan untuk memberi makan hewan. Misalnya saja memberi makan jerapah pada pukul 10.00 WIB.
3. Menyaksikan Ganasnya Komodo Melahap Makanan
Hewan endemik Indonesia, yaitu komodo, dirawat di Kebun Binatang Surabaya. Tentunya, komodo ini tetap diberi makan sesuai dengan makanannya, yaitu daging segar.
Pengunjung tidak diperbolehkan memberi makan komodo secara langsung, namun dapat menyaksikan komodo melahap daging yang diberikan oleh petugas menggunakan tali tambang. Jadwal pemberian makan komodo yang dapat disaksikan yaitu pada pukul 13.00 WIB di hari libur.
4. Berfoto di Rindangnya Sudut Kebun Binatang Surabaya
Kebun Binatang Surabaya memiliki sudut yang rindang penuh dengan pepohonan. Bahkan, berjalan di jalan setapaknya tidak akan terasa panas. Lingkungannya pun bersih, dan terdapat banyak tempat sampah untuk memudahkan pengunjung membuang sampah tanpa harus dibuang sembarangan.
Berfoto di jalanan yang rindang juga tak kalah seru. Bahkan, beberapa spot terlihat instagramable.
5. Berfoto Bersama Hewan Jinak
Pengunjung diperbolehkan untuk berfoto bersama hewan – hewan jinak di sini. Ada burung nuri, kakak tua, hingga kelinci, yang siap diajak berfoto bersama. Hewan – hewan ini seolah sudah paham dan dekat dengan manusia, sehingga tidak takut diajak berfoto sambil digendong.
6. Berfoto dengan Komodo
Tenang, bukan komodo hidup yang dapat diajak berfoto. Melainkan patung komodo yang sangat mirip dengan komodo. Di sini, pengunjung dapat berfoto dengan jarak sangat dekat, bahkan menungganginya.
7. Menyusuri Sungai dengan Perahu
Pengunjung yang ingin menikmati suasana perairan dapat menyusuri sungai dengan perahu. Dalam satu perahu, dapat menampung kurang lebih 20 penumpang. Dari sini, pengunjung dapat menyaksikan habitat alami sungai serta hewan – hewan di sekitarnya.
8. Wahana Permainan Anak
Selain kebun binatang, di sini juga terdapat wahana permainan anak yang dapat dinikmati anak – anak. Namun, kondisinya kurang terawat dengan baik.
9. Berkeliling Naik Gajah dan Delman Unta
Jika ingin berkeliling tanpa harus jalan, pengunjung juga dapat menikmati rasanya naik gajah. Gajah langsung ditunggangi tanpa kereta atau gerobak, jadi seolah raja hutan jika naik di punggung gajah langsung.
Selain gajah, pengunjung juga dapat naik delman yang ditarik oleh unta. Tentu memberikan sensasi tersendiri mengingat delman biasanya ditarik oleh kuda.