Ini Doa yang Dianjurkan pada 10 Hari Terakhir Ramadhan untuk Meraih Lailatul Qadar
Umat Islam di seluruh dunia kini memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026.
Periode ini memiliki makna yang sangat penting karena diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar, malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan.
Pada fase akhir Ramadhan ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Banyak orang memanfaatkan momen tersebut untuk memperbanyak salat malam, membaca Al Quran, berzikir, bersedekah, hingga melakukan itikaf di masjid.
Lailatul Qadar dikenal sebagai malam yang sangat dimuliakan dalam ajaran Islam. Pada malam tersebut, Allah SWT menetapkan berbagai ketentuan dan takdir bagi kehidupan manusia.
Apa Itu Lailatul Qadar?
Lailatul Qadar merupakan malam yang memiliki kedudukan sangat istimewa dalam Islam. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa malam tersebut lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan lebih dari 80 tahun ibadah.
Malam ini juga diyakini sebagai waktu ketika Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Namun waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti. Hal ini menjadi rahasia Allah SWT agar umat Islam tetap bersemangat memperbanyak ibadah sepanjang bulan Ramadhan.
Meski demikian, Nabi Muhammad SAW memberikan petunjuk bahwa Lailatul Qadar biasanya terjadi pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan.
Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah terutama pada malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan.
Ibadah Apa yang Dianjurkan pada 10 Hari Terakhir Ramadhan?
Untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan ibadah. Beberapa di antaranya adalah:
- Salat tarawih
- Salat qiyamullail atau tahajud
- Salat taubat
- Membaca dan mengkhatamkan Al Quran
- Bersedekah
- Berzikir dan berdoa
- Melaksanakan itikaf di masjid
Berbagai amalan tersebut diyakini dapat meningkatkan peluang seorang Muslim untuk mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar.
Doa Apa Saja yang Dianjurkan Dibaca Saat 10 Hari Terakhir Ramadhan?
Selain memperbanyak ibadah, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa-doa khusus yang berkaitan dengan Lailatul Qadar. Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan.
1. Doa Lailatul Qadar
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka maafkanlah aku.
Doa ini berasal dari hadis riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah ketika Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai doa yang sebaiknya dibaca saat bertemu Lailatul Qadar.
2. Doa Sapu Jagat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah waqina adzabannar.
Artinya: Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.
3. Doa Memohon Ampun
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal 'adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertaubat kepada-Nya.
4. Doa Taubat
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ تَوَّابُ رَحِيْمٌ
Rabbighfir li watub 'alayya innaka antat tawwabur rahim.
Artinya: Ya Allah ampuni aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
5. Doa Memohon Perlindungan dari Api Neraka
اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ
Allahumma ajirni minan-naar.
Artinya: Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.
6. Doa Memohon Bertemu Lailatul Qadar
اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعِبَادَةً فِيْهَا
Allahumma ballighna lailatal qadar wa ibadatan fiha.
Artinya: Ya Allah pertemukanlah kami dengan malam Lailatul Qadar dan berilah kami kesempatan beribadah di dalamnya.
7. Doa Memohon Amalan Diterima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbanā taqabbal minnā, innaka antas-samī'ul-'alīm. Rabbanā waj'alnā muslimaini laka wa min żurriyyatinā ummatam muslimatal laka wa arinā manāsikanā wa tub 'alainā, innaka antat-tawwābur-raḥīm
Artinya: Ya Tuhan kami, terimalah amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
8. Doa Memohon Perlindungan dari Keburukan Takdir
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ
Allohumma inni a'udzu bika min jahdil bala-i wa darakis syaqa.
Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari beratnya musibah dan kesengsaraan.
9. Doa Memohon Takdir yang Baik
Doa ini berisi permohonan agar Allah memberikan segala kebaikan di dunia dan akhirat serta menjauhkan dari keburukan.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الجَنَّةَ وَمَا قرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَولٍ أَوْ عَمَلٍ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مَنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا
Allohumma inni as-aluka minal khoiri kullihi ‘aajilih wa aajilih, maa ‘alimtu minhu wa maa lam a’lam. Wa a’udzu bika minasy syarri kullihi ‘aajilih wa aajilih maa ‘alimtu minhu wa maa lam a’lam.
Allohumma inni as-aluka min khoiri maa sa-alaka ‘abduka wa nabiyyuk muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallam. Wa a’udzu bika min syarri maa ‘aadza bihi ‘abduka wa nabiyyuk. Allohumma inni as-alukal jannah wa maa qorroba ilaihaa min qoulin aw ‘amal.
Wa ‘audzu bika minan naari wa maa qorroba ilaihaa min qoulin aw ‘amal. Wa as-aluka an taj’ala kulla qodhoo-in qodhoitahu lii khoiroo.
Artinya: ”Ya Allah, aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang disegerakan maupun yang ditunda, apa yang aku ketahui maupun tidak aku ketahui. Aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan, baik yang disegerakan maupun yang ditunda, yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui.”
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu dari kebaikan apa yang diminta oleh hamba dan Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari apa yang diminta perlindungan oleh hamba dan nabi-Mu.”
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan apa yang mendekatkan kepadanya baik berupa ucapan maupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan apa yang mendekatkan kepadanya baik berupa ucapan atau perbuatan. Dan aku memohon kepada-Mu semua takdir yang Engkau tentukan baik untukku.” (HR. Ibnu Majah).
10. Doa Memohon Kemuliaan
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.
Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Sepuluh hari terakhir Ramadhan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri.
Banyak umat Muslim memanfaatkan waktu ini untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak ibadah, doa, dan amalan kebaikan, umat Islam berharap dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar serta mendapatkan pengampunan dan kebaikan dari Allah SWT.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Doa-doa yang Diamalkan pada 10 Hari Terakhir Ramadhan untuk Meraih Lailatul Qadar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang