Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Ziarah, Ziarah Kubur, Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Ziarah kubur merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai sarana pengingat kematian sekaligus bentuk bakti kepada orang yang telah tiada. Dalam praktiknya, mendoakan ahli kubur menjadi inti dari prosesi ziarah tersebut.

Dikutip dari buku "Adab Mandi Wajib Dan Ziarah Kubur" karya Ibnu Watiniyah yang diterbitkan oleh Puspa Swara, terdapat tata cara dan urutan doa yang sempurna sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Setelah melakukan salam, dzikir, dan membaca Al-Qur'an, peziarah disarankan membaca doa khusus untuk memohon ampunan bagi jenazah.

1. Doa Ziarah Kubur untuk Jenazah Dewasa

Doa ini mencakup permohonan ampunan yang luas, baik bagi yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيْرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا. اَللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى اْلإِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلإِيْمَانِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ. اَللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allâhummaghfir lih ayyitinâ wa mayyitinâ wa shaghîrinâ wa kabîrinâ wa dzakarinâ wa untsânâ wa syâhidanâ wa ghâ‘ibinâ. Allâhumma man ahyaitanâ minnâ fa‘ahyihi ’alâl islâmi wa man tawaffaitanâ minnâ fataffanâ ’alal îmân. Allâhummaghfir lahu war hamhu, wa ’âfihi wa’fu ’anhu, wa akrib nuzulahu wa wassi’ madkhalahu wahgsil bil mâ‘i wats-tsalji wal bardi wa naqqihi minal khathâyâ kamâ yunaqqats tsaubul abyadhu minad danasi wa abdilhu dâran khairan min dârihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ’adzâbil qabri wa min ’adzâbin nâri. Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahu wa lâ taftinnâ ba’dahu waghfir lanâ wa lahu wa lijamî’il muslimîna birahmatika yâ arhamar râhimîn.

Artinya: "Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami yang hidup di antara kami atau sudah mati, yang hadir di antara kita maupun yang tidak hadir, yang dewasa maupun yang masih kecil, yang laki-laki maupun perempuan. Ya Allah, barangsiapa di antara kita dalam pengetahuan-Mu termasuk orang yang masih akan hidup maka hidupkanlah dalam keadaan Islam, dan jika diketahui dia akan meninggal dunia maka meninggalkanlah dia dalam keadaan beriman.

Ya Allah, ampunilah mayit ini dan kasihanilah dia, serta maafkan segala kesalahannya dan mulyakan kedudukannya, luaskan kuburannya dan cucilah dia dengan air-air batu es, dan bersihkan dia dari dosa sebagaimana bersihnya sebuah baju yang putih setelah dicuci dari kotoran dan gantilah rumahnya dengan sebaik-baiknya rumah, dan keluarganya dengan sebaik-baiknya keluarga, dan istrinya dengan sebaik-baik istri dan masukkan dia ke dalam surga, serta lindungilah dia dari siksa kubur dan fitnahnya dan lindungi dia dari siksa api neraka.

Ya Allah jangan Engkau haramkan kami dari pahala mayit ini dan jangan pula Engkau beri kami ujian setelah kematiannya, dan ampuni segala dosa kami, serta dosa dari semua kaum muslimin, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang paling pengasih di antara para pengasih yang ada."

2. Doa Tambahan untuk Kelapangan Kubur

Ziarah, Ziarah Kubur, Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Ilustrasi Berdoa

Doa ini dibaca untuk memohon agar Allah SWT memberikan rasa aman kepada jenazah yang kini berada di tempat yang asing dan gelap, serta menggantikan kesedihannya dengan rahmat.

اَللَّهُمَّ هَذَا عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ خَرَجَ مِنْ رُوْحِ الدُّنْيَا وَسَعَتِهَا وَمَحْبُوبِهِ وَأَحِبَّائِهِ فِيْهَا، إِلَى ظُلُمَاتِ الْقَبْرِ وَمَا هُوَ لَاقِيْهِ كَانَ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ وَأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنَّا. اَللَّهُمَّ إِنَّهُ نَزَلَ بِكَ وَأَنْتَ خَيْرُ مَنْزُولٍ بِهِ وَأَصْبَحَ فَقِيْرًا إِلَى رَحْمَتِكَ وَأَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِهِ وَقَدْ جِئْنَاكَ رَاغِبِيْنَ إِلَيْكَ شُفَعَاءَ لَهُ. اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ مُحْسِنًا فَزِدْ فِي إِحْسَانِهِ وَإِنْ كَانَ مُسِيئًا فَتَجَاوَزْ عَنْهُ وَلَقِّهِ بِرَحْمَتِكَ رِضَاكَ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَهُ وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ وَجَافِ الْأَرْضَ عَنْ جَنْبَيْهِ وَلَقِّهِ بِرَحْمَتِكَ الْأَمْنَ مِنْ عَذَابِكَ حَتَّى تَبْعَثَهُ إِلَى جَنَّتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allâhumma hâdzâ ’abduka wabnu ’abdika kharaja min rûhid dunyâ wasa’atihâ wa mahbûbihi wa ahibbâ‘ihi fîhâ, ilâ dzhulumâtil qabri wa mâ huwa lâ qîhi kâna yasyhadu an lâ ilâha illâ anta wa anna Muhammadan ’abduka wa rasûluka wa anta a’lamu bihi minnâ. Allâhumma innahu nazala bika wa anta khairu manzûlin biihi wa ashba ha faqîran ilâ rahmatika wa anta ghaniyyun ’an ’adzâbihi wa qad ji‘nâka râghibîna ilaika syufa’â‘a lahu. Allâhumma in kâna muhsinan fazid fî ihsânihi wa in kâna musî‘an fatajâwaz ’anhu wa laqqihi birahmatika ridhâka wa qihi fitnatal qabri wa ’adzâbahu wafsah lahu fî qabrihi wa jâfil ardha ’an jambaihi wa laqqihi birahmatikal amna min ’adzâbika hattâ tab’atsahu ilâ jannatika yâ arhamar râhimîna.

Artinya: "Ya Allah mayit ini adalah hamba-Mu dan putra dari kedua hamba-Mu. Telah keluar dari kesenangan dan luasnya dunia. Sedangkan kekasihnya dan semua yang dia senangi berada di dunia ini. Dia telah keluar menuju ke tempat yang gelap kuburannya. Dan akan menemui hal-hal yang menakutkan di dalam kuburannya.

Ya Allah hamba-Mu ini dahulu telah bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan selain Engkau tanpa adanya satu sekutu pun. Dia juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Mu dan Rasul-Mu, dan tentu Engkau lebih tahu dari kami akan semua itu. Ya Allah sekarang dia akan datang pada-Mu sedangkan Engkau adalah paling baiknya Dzat yang didatangi dan sekarang dia sangat butuh kepada Rahmat-Mu, sedangkan bagi-Mu tidak harus menyiksanya. Dan kami sekarang datang kepada-Mu sangat mengharap kepada-Mu untuk memberi syafa’at kepadanya.

Ya Allah jika dia termasuk orang yang baik maka tambahkanlah kebaikannya serta pahalanya dan jika termasuk orang yang tidak baik maka maafkanlah segala kesalahannya. Luaskan kuburannya dan lapangkan tanah kubur itu untuk tubuhnya dan berilah ia dengan rahmat-Mu rasa aman dari segala siksaan hingga Engkau bangkitkan ia dalam keadaan aman menuju surga-Mu, semua itu dengan rahmat-Mu wahai Dzat paling mengasihinya semua yang mengasihi."

3. Doa Khusus Ziarah Kubur Anak-anak

Jika jenazah yang dizarahi adalah seorang anak, maka doa yang dipanjatkan memiliki penekanan sebagai tabungan pahala dan pemberi syafaat bagi orang tuanya.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ فَرَطًا لِأَبَوَيْهِ وَسَلَفًا وَذُخْرًا وَعِظَةً وَاعْتِبَارًا وَشَفِيْعًا وَثَقِّلْ بِهِ مَوَازِيْنَهُمَا وَأَفْرِغِ الصَّبْرَ عَلَى قُلُوْبِهِمَا. اَللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ

Allâhummaghfir lahu warhamhu, allâhummaj’alhu farathan li‘abawaihi wa salafan wa dzuhran wa ’idzhatan wa’tibâran wa syafî’an wa tsaqqil bihi mawâzînahumâ wa afrighish shabra ’alâ qulûbihimâ. Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahu wa lâ taftinnâ ba’dahu waghfir lanâ wa lahu wa lijamî’il muslimîna.

Artinya: "Ya Allah ampunilah dosa-dosanya dan rahmatilah dia. Ya Allah jadikanlah ia bagi orang tuanya merupakan simpanan yang baik nantinya di akhirat. Suatu simpanan kebaikan yang akan dipetik keduanya di akhirat nanti. Dan jadikan kematiannya sebuah peringatan dan pelajaran yang sangat berguna untuk kedua orang tuanya dan beratkanlah timbangan amal kebaikan dari kedua orang tuanya, dan berilah kesabaran di dalam hati kedua orang tuanya dengan kematian anaknya ini.

Ya Allah janganlah Engkau haramkan kami akan pahala yang dia dapatkan, dan janganlah Engkau beri kami ujian setelah kematiannya, dan ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosanya serta dosa-dosa dari semua kaum muslimin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang