Top 5+ Amalan Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Menghidupkan Shalat Malam

Lailatul Qadar, malam Lailatul Qadar, 5 Amalan Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Menghidupkan Shalat Malam, 1. Memperbanyak shalat malam, 2. Membaca Al-Quran dan merenungi maknanya, 3. Memperbanyak dzikir dan doa, 4. I'tikaf di Masjid, 5. Bertaubat dan memohon ampun

Lailatul Qadar merupakan malam paling mulia yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Dalam Surah Al-Qadr ayat 2-3 Allah SWT berfirman, yang artinya: “Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadar) itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

Lailatul Qadar turun pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan." (HR. Bukhari & Muslim).

Namun, waktu atau tanggal tepat turunnya Lailatul Qadar menjadi rahasia Allah SWT sebagai hikmah agar Muslim berusaha mendulang amal dan pahala di 10 hari terakhir Ramadhan.

Oleh karena itu, pada sepuluh malam terakhir Ramadhan dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah dengan lebih sungguh-sungguh.

Berikut ini adalah beberapa amalan yang dianjurkan saat malam Lailatul Qadar:

1. Memperbanyak shalat malam

Pada malam Lailatul Qadar dianjurkan untuk memperbanyak melakukan shalat malam, seperti shalat tahajud dan shalat tasbih.

Pada 10 malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW tidak tidur dan menghidupkan malam-malam tersebut untuk shalat, zikir, dan lain-lain hingga waktu fajar.

Sebagaimana riwayat Aisyah RA: “Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

2. Membaca Al-Quran dan merenungi maknanya

Lailatul Qadar, malam Lailatul Qadar, 5 Amalan Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Menghidupkan Shalat Malam, 1. Memperbanyak shalat malam, 2. Membaca Al-Quran dan merenungi maknanya, 3. Memperbanyak dzikir dan doa, 4. I'tikaf di Masjid, 5. Bertaubat dan memohon ampun

Amalan malam Lailatul Qadar salah satunya adalah membaca Al-Quran dan merenungi maknanya.

Memperbanyak membaca Al-Quran dan menghayati maknanya menjadi amalan yang dianjurkan saat malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar adalah malam diturunkannya Al-Qur’an (QS. Al-Qadr: 1). Oleh karena itu, salah satu amalan utama adalah membaca dan mentadabburi ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Qadr ayat 1, yang artinya “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Lailatul Qadar”.

3. Memperbanyak dzikir dan doa

Dzikir dan doa merupakan amalan sehari-hari, terutama seusai melaksanakan shalat. Namun, dianjurkan untuk semakin memperbanyak zikir dan doa pada malam Lailatul Qadar.

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah: "Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku.

Sebagaimana hadis: "Ya Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?" Rasulullah SAW menjawab, "Ucapkanlah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” (HR. At-Tirmidzi No. 3513, Ibnu Majah No. 3850).

4. I'tikaf di Masjid

Lailatul Qadar, malam Lailatul Qadar, 5 Amalan Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Menghidupkan Shalat Malam, 1. Memperbanyak shalat malam, 2. Membaca Al-Quran dan merenungi maknanya, 3. Memperbanyak dzikir dan doa, 4. I'tikaf di Masjid, 5. Bertaubat dan memohon ampun

I'tikaf di masjid menjadi amalan yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar.

Amalan lain yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar adalah i'tikaf atau berdiam diri di masjid dengan niat semata-mata beriadah hanya untuk Allah SWT.

Berdiam diri di sini bukan berarti hanya diam saja, tetapi berada di masjid dengan melakukan ibadah shalat sunnah, berdzikir, dan ibadah lain untuk mendekatkan diri pada Allah.

Sebagaimana hadis riwayat Aisyah RA: “Dari Aisyah RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW melakukan i’tikaf setelah tanggal dua puluh Ramadhan hingga akhir hayatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Bertaubat dan memohon ampun

Bulan Ramadhan menjadi kesempatan yang baik untuk memperbaiki diri. Bertaubat dan memohon ampun menjadi salah satu amalan yang dianjurkan saat Lailatul Qadar.

Pada malam yang mulia ini, Allah SWT membuka lebar pintu ampunan. Disampaikan oleh Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

“Barang siapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadar atas dorongan iman dan mengharap balasan (dari Allah), diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.” (H.R Al Bukhari, An Nasa’i, dan Ahmad).

Sumber:

Kementerian Agama

UIN Sunan Gunung Djati Bandung

BAZNAS Jawa Barat

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang