Mengejar Berkah Lailatul Qadar Saat Datang Bulan, Simak Amalan Utama bagi Wanita

Malam Lailatul Qadar menjadi momen yang paling dinantikan umat Islam di seluruh dunia, khususnya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Malam yang diyakini lebih baik dari seribu bulan ini merupakan puncak spiritual bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Namun, tidak sedikit wanita Muslimah yang merasa cemas karena berhalangan melaksanakan ibadah ritual seperti shalat, puasa, atau tawaf di Ka’bah akibat sedang mengalami haid (datang bulan).
Padahal, dalam ajaran Islam, ruang lingkup ibadah sangat luas dan tidak terbatas pada ritual mahdhah (ibadah khusus yang tata caranya telah ditetapkan). Kondisi haid bukanlah penghalang bagi seorang wanita untuk tetap merengkuh kemuliaan dan keberkahan malam Lailatul Qadar.
"Masih ada banyak amalan lain yang bisa dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jadi, mereka tetap boleh melakukan berbagai amalan lain yang juga bernilai pahala besar," tulis informasi dari laman resmi dp3appkb.cirebonkota.go.id.
Penting bagi umat Muslim untuk memahami perbedaan antara ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Ibadah mahdhah mencakup shalat dan puasa yang memang mensyaratkan kondisi suci.
Sementara itu, ibadah ghairu mahdhah adalah aktivitas sehari-hari yang bernilai ibadah selama diniatkan karena Allah SWT. Bagi wanita yang sedang uzur syar'i seperti haid, sakit, atau dalam perjalanan jauh, mereka tetap memiliki peluang meraih pahala setara, terutama jika amalan tersebut merupakan kebiasaan yang rutin dilakukan.
Amalan Utama bagi Wanita Haid di Malam Lailatul Qadar 2026
Bagi Anda yang sedang mengalami haid di sepuluh malam terakhir Ramadan 2026, berikut adalah beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan keberkahan:
1. Memperbanyak Dzikir
Dzikir adalah amalan yang tidak terikat kondisi suci. Anda dapat melantunkan tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), tahlil (Laa ilaaha illallah), takbir (Allahu Akbar), hingga istighfar kapan saja dan di mana saja.
2. Memanjatkan Doa Khusus
Memperbanyak doa merupakan kunci utama mencari Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bahkan secara khusus mengajarkan doa kepada Aisyah RA untuk dibaca saat mengharapkan malam kemuliaan ini. Doa ini berfokus pada permohonan ampun kepada Allah SWT yang Maha Pemaaf dan Maha Pengasih.
3. Menjadikan Aktivitas Rumah Tangga sebagai Ibadah
Jangan meremehkan aktivitas domestik selama Ramadan. Memasak menu sahur, menyiapkan hidangan berbuka puasa, hingga membantu anggota keluarga menjalankan ibadah, semuanya dapat bernilai pahala besar.
Syaratnya, segala aktivitas tersebut harus disertai dengan niat tulus untuk membantu sesama dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT.
4. Mendengarkan Lantunan Al-Qur'an
Meskipun tidak diperkenankan menyentuh atau membaca mushaf secara langsung, wanita haid tetap bisa mendapatkan pahala dengan mendengarkan murattal Al-Qur'an. Ini menjadi cara efektif untuk tetap menjaga hati agar selalu dekat dengan kalam Allah.
Dengan berbagai opsi amalan di atas, wanita Muslimah tidak perlu bersedih atau merasa kehilangan kesempatan di malam-malam penuh kemuliaan. Ramadan tetap menjadi waktu terbaik untuk menuai keberkahan, terlepas dari kondisi fisik yang sedang dialami.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang