Top 7+ Tips Berolahraga dengan Aman Saat Puasa Ramadhan

7 Tips Berolahraga dengan Aman Saat Puasa Ramadhan

Olahraga didefinisikan sebagai aktivitas atau gerakan apa pun yang membuat otot bekerja dan menjadikan tubuh membakar sejumlah kalori.

Olahraga adalah aktivitas fisik yang baik bagi tubuh, setiap orang disarankan melakukan kegiatan fisik atau olahraga minimal 30 menit sehari.

Berolahraga ketika sedang berpuasa memiliki tantangan tersendiri. Sebab, Anda perlu menyesuaikan waktu dan intensitas olahraga.

Puasa bukanlah penghalang untuk tetap bisa berolahraga. Di bulan Ramadhan, sebagian sport enthusiast mengurangi intensitas olahraganya atau memindahkan waktu aktifitas di malam hari.

Tips berolahraga saat berpuasa

Dikutip dari Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, Anda dapat melakukan kegiatan olahraga dengan intensitas yang lebih ringan dibandingkan hari biasa saat melakukan ibadah puasa.

Berikut tips olahraga yang aman dan nyaman saat berpuasa:

  1. Pilih waktu olahraga yang pas, disarankan 30-60 menit menjelang waktu buka puasa, atau sebelum makan sahur.
  2. Sesuaikan jenis olahraga yang nyaman dilakukan ketika berpuasa, seperti bersepeda, jogging, jalan santai, yoga, atau pilates.
  3. Sesuaikan kegiatan olahraga dengan intensitas yang lebih rendah dibandingkan hari biasa.
  4. Mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang saat sahur dan berbuka puasa.
  5. Penuhi kebutuhan mineral, yakni 8 gelas sehari yang dibagi saat berbuka dan sahur.
  6. Cukupi kebutuhan tidur yang berkualitas, yakni 7-9 jam per hari.
  7. Perhatikan tanda-tanda dehidrasi, dan segeralah mengonsumsi air mineral setelah waktu berbuka.

Cara menjaga hidrasi saat berolahraga di bulan Ramadhan

7 Tips Berolahraga dengan Aman Saat Puasa Ramadhan

Cara menjaga hidrasi saat puasa.

Hidrasi sangat penting untuk latihan dan pemulihan saat berolahraga, tetapi saat puasa hal ini perlu disesuaikan kembali untuk menjaga kondisi hidrasi Anda.

Utamakan “mengisi” hidrasi saat sahur dan berbuka, dengan minum setidaknya 2-3 liter air selama periode tersebut, yang dilakukan secara bertahap.

Berikut beberapa cara menjaga hidrasi selama bulan Ramadhan:

1. Prioritaskan keseimbangan elektrolit

Selama berpuasa, air saja tidak selalu cukup untuk menjaga hidrasi bagi Anda yang rutim melakukan aktivitas olahraga.

Menambahkan tablet elektrolit ke rutinitas hidrasi Anda dapat membantu mengganti mineral penting untuk mencegah dehidrasi dan kram otot saat olahraga.

2. Hindari minuman penyebab dehidrasi

Minuman seperti kopi, teh, dan soda bertindak sebagai diuretik, artinya minuman tersebut justru mendorong hilangnya cairan.

Cobalah untuk membatasi asupan minuman tersebut di bulan Ramadhan dan imbangi dengan banyak makanan dan air.

3. Atur waktu latihan

Coba jadwalkan waktu olahraga Anda sesaat sebelum/setelah berbuka puasa atau sebelum sahur.

Waktu-waktu tersebut cenderung lebih sejuk dan akan membantu menjaga hidrasi dengan mengimbangi kehilangan keringat.

Penting untuk tetap mendengarkan tubuh Anda, jika Anda mengalami pusing, haus yang tak kunjung reda, atau tanda-tanda dehidrasi lainnya saat berolahraga, kurangi intensitas atau hentikan latihan Anda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang