Lautaro Martinez Sesalkan Insiden Pelemparan Flare Emil Audero: Kiper Timnas Indonesia Itu Berjasa untuk Inter Milan!

Emil Audero terkena lemparan flare dari fans Inter Milan
Emil Audero terkena lemparan flare dari fans Inter Milan

 Insiden tak terpuji mewarnai laga Serie A antara Cremonese vs Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin dini hari WIB 2 Februari 2026, meski Nerazzurri tetap meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah.

Kiper Cremonese sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban drama setelah sebuah flare (kembang api) dilempar dari tribun penonton yang ditempati suporter Inter Milan, dan jatuh sangat dekat dengannya di babak kedua pertandingan.

Bola menyala itu membuat Audero terjatuh dan sempat mendapat penanganan medis, memaksa wasit menghentikan laga sementara sebelum akhirnya dilanjutkan.

Reaksi Tegas Lautaro Martinez

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, bereaksi tegas terhadap kejadian tersebut. Meski timnya meraih kemenangan penting yang memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen Serie A, Martinez tidak menutup mata terhadap bahaya yang terjadi.

Apalagi, Audero sempat tercatat sebagai pemain Inter pada 2023/24. Kiper kelahiran Lombok itu bahkan membantu La Beneamata meraih Scudetto Serie A.

Emil Audero terkena lemparan flare dari fans Inter Milan

Dalam wawancara dengan DAZN setelah pertandingan, ia menegaskan bahwa insiden seperti itu tidak boleh terjadi dalam olahraga. 

"Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi, ada risiko terhadap keselamatan seseorang,” ujarnya, seraya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Emil Audero, seorang mantan pemain Inter yang pernah berkontribusi saat klub meraih bintang kedua.

“Kami meminta maaf kepada Audero, yang merupakan juara bersama kami dengan bintang kedua, dan kami juga meminta maaf kepada semua fans Cremona. Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Martinez juga menambahkan bahwa para pemain adalah manusia biasa yang menampilkan sebuah pertunjukan yang disaksikan di seluruh dunia, sehingga keselamatan dan perilaku suporter harus dijaga. Ia tidak hanya meminta maaf kepada Audero, tetapi juga kepada para pendukung Cremonese yang menjadi tuan rumah pertandingan.

Profesionalisme Emil Audero Dipuji

Sikap Audero sendiri turut mendapat pujian dari berbagai pihak. Meskipun terkejut oleh insiden flare, ia mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan setelah dirawat, menunjukkan profesionalisme tinggi di bawah tekanan.

Dampak Insiden dan Reaksi Klub

Selain pernyataan Martinez, Presiden Inter Milan Beppe Marotta juga mengecam tindakan suporter yang melempar flare tersebut, menekankan bahwa perilaku seperti itu bukan bagian dari nilai-nilai olahraga dan bahwa pihak berwenang tengah melakukan investigasi untuk mencari pelaku yang bertanggung jawab.

Kejadian ini kembali membuka perbincangan mengenai keselamatan di stadion sepak bola, terutama terkait penggunaan piroteknik oleh suporter yang berpotensi membahayakan pemain dan penonton.