Edin Dzeko Desak Tandem Jay Idzes untuk Gabung Inter Milan
Bomber veteran asal Bosnia, Edin Dzeko, secara terbuka memberikan saran kepada juniornya di tim nasional, Tarik Muharemovic, untuk segera mengambil keputusan besar pada bursa transfer musim panas ini.
Edin Dzeko mendorong rekan senegaranya yang kini menjadi rekan duet bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, di Sassuolo itu untuk memantapkan langkah bergabung dengan raksasa Liga Italia, Inter Milan.
Saran tersebut disampaikan oleh Edin Dzeko saat berbicara kepada Corriere dello Sport melalui CalcioMercato.
Pemain yang kini merumput bersama Schalke tersebut menilai bahwa Nerazzurri merupakan tempat yang paling ideal bagi perkembangan karier sang bek muda di panggung Serie A.
“Inter adalah pilihan yang tepat untuk Muharremovic,” kata Dzeko dikutip dari Football Italia, Sabtu (16/5/2026).
“Saya berharap pada akhirnya dia pergi ke Milan. Inter adalah klub papan atas dan di tim seperti itu dia bisa berkembang dan meningkatkan kemampuannya."
"Dia memiliki masa depan yang cerah, dia berkualitas, tetapi dia juga memiliki mentalitas yang tepat,” lanjutnya.
Dukungan untuk Keberhasilan Cristian Chivu
Selain membahas masa depan juniornya, mantan penyerang Inter Milan itu juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan pembelaan terhadap pencapaian mantan klubnya.
Ia menepis anggapan miring dari sebagian pihak yang meremehkan keberhasilan Inter meraih gelar ganda, yakni Scudetto dan Coppa Italia, di bawah nakhoda Cristian Chivu.
“Mungkin sebagian orang terlalu memikirkan tersingkirnya mereka dari Liga Champions, tetapi menurut saya Inter dan Chivu menjalani tahun yang luar biasa,” ujar Edin Dzeko.
Ia menambahkan mengenai ikatan emosionalnya dengan klub tersebut serta kelayakan gelar yang mereka dapatkan setelah berjuang sepanjang musim.
“Saya sangat terikat dengan klub itu, saya menghabiskan dua tahun yang indah di sana dan saya tahu apa artinya bermain untuk klub tersebut," tegas eks bomber Inter Milan itu.
Penyerang Inter Milan, Edin Dzeko (kanan), mencetak gol ke gawang AC Milan pada leg pertama semifinal Liga Champions 2022-2023. Laga AC Milan vs Inter tersebut digelar di Stadion San Siro pada Rabu (10/5/2023) malam waktu setempat. Artikel ini berisi hasil semifinal Liga Champions. (Foto oleh MARCO BERTORELLO/AFP)
"Anda tidak bisa mengatakan, seperti yang saya heard, bahwa mereka menang karena tim lain tidak mampu. Saya tidak melihatnya seperti itu. Mereka memenangkan dua gelar karena mereka pantas mendapatkannya."
"Semua orang, dimulai dari Chivu, melakukan pekerjaan yang luar biasa. Meraih gelar ganda di tahun pertama adalah sesuatu yang benar-benar signifikan dan klub tersebut berupaya untuk terus berkembang. Ini bukan kebetulan.”
Komoditas Panas di Pasar Transfer
Tarik Muharemovic sendiri saat ini dikenal sebagai salah satu pemain bertahan muda yang paling menyita perhatian di pentas Serie A.
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah berkaki kiri ini awalnya didatangkan oleh Sassuolo pada musim panas 2024 dengan nilai transfer mencapai 2 juta euro (sekitar Rp 40,7 miliar) setelah sebelumnya dibina oleh Juventus.
Dalam kesepakatan terdahulu, Juventus menyisipkan klausul penjualan kembali sebesar 50 persen untuk transfer masa depan.
Hal ini berarti sang raksasa Turin berpotensi mengantongi dana segar sekitar 17,5 juta euro atau setara Rp 356,6 miliar jika Inter Milan bersedia menebus nominal sebesar 35 juta euro (sekitar Rp 713,2 miliar) yang dipasang oleh pihak Neroverdi.
Sejauh ini, pemain yang kerap bahu-membahu bersama Jay Idzes di lini pertahanan Sassuolo tersebut telah mencatatkan 62 penampilan di semua ajang dengan sumbangsih empat gol dan empat assist.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang