Viral Video Petugas Lempar Koper, Bandara Changi Singapura Minta Maaf

Viral Video Petugas Lempar Koper, Bandara Changi Singapura Minta Maaf

Bandara Internasional Changi Singapura menyampaikan permintaan maaf setelah video yang memperlihatkan petugas melempar koper viral di media sosial.

"Perilaku yang terlihat dalam video tersebut tidak mencerminkan standar layanan kami atau kehati-hatian yang kami harapkan dalam penanganan bagasi," demikian pernyataan Singapore Airport Terminal Services (SATS), seperti dikutip CNA, Minggu (3/5/2026).

"Kami menyesalkan kejadian ini," sambung pernyataan tersebut.

Kronologi petugas Bandara Changi melempar koper 

Insiden ini bermula saat pengguna Instagram @ericzhyoong mengunggah video yang memperlihatkan seorang pekerja Bandara Changi melemparkan bagasi atau koper ke atas konveyor.

Peristiwa itu terjadi di Terminal 2 Kedatangan Bandara Changi pada Kamis (23/4/2026) pukul 17.15-17.30 waktu setempat.

Video tersebut kemudian menjadi perbincangan setelah ditonton lebih dari 254.000 kali hingga Minggu (3/5/2026).

"Saya rasa itu bukan cara yang benar bagi petugas bagasi (berbaju biru) untuk menangani bagasi yang tidak diambil dengan MELEMPARKANNYA kembali ke sabuk bagasi, bukannya meletakkannya kembali dengan rapi atau meninggalkannya di samping," tulis pengguna tersebut.

"Jika ada bagasi yang ditemukan rusak, penumpang harus mengajukan klaim kompensasi kepada maskapai penerbangan atau bandara ???," tulis Eric.

Klarifikasi bandara

Viral Video Petugas Lempar Koper, Bandara Changi Singapura Minta Maaf

Ilustrasi Jewel Changi Airport di Bandara Changi, Singapura.

Pihak SATS menyatakan bahwa bagasi yang dimaksud dalam video, awalnya didaftarkan untuk penerbangan pagi hari itu, namun dibatalkan karena masalah teknis pada pesawat.

Sementara para penumpang dipesankan ulang pada penerbangan yang berangkat pada hari itu juga atau hari berikutnya, bagasi mereka untuk sementara dipindahkan dari arah kedatangan untuk disimpan.

“Ketika penerbangan keberangkatan baru dikonfirmasi, kru layanan kami memindahkan tas-tas ini kembali ke sabuk bagasi untuk dipindahkan ke area penanganan bagasi di sisi udara, di mana pemeriksaan keamanan dan pengangkatan ke penerbangan masing-masing akan dilakukan,” kata SATS.

“Transfer ini harus dilakukan dalam waktu singkat agar penumpang dapat mengejar penerbangan yang telah dipesan ulang. Video tersebut merekam sebagian dari proses ini," sambung dia.

SATS mengatakan telah memberikan konseling kepada anggota kru layanan yang terlibat dan menekankan pentingnya penanganan bagasi yang tepat setiap saat, termasuk dalam kondisi tekanan operasional.

“Kami juga telah mengingatkan tim kami untuk meminta bantuan ketika dibutuhkan tenaga kerja tambahan, agar standar layanan tetap terjaga setiap saat,” pungkasnya.

Bandara terbaik di dunia

Video viral di Bandara Changi Singapura memicu reaksi beragam dari warganet. Sebagian di antaranya menilai tindakan tindakan petugas masih tergolong wajar.

Namun demikian, mengingat reputasi bandara tersebut yang telah lama dikenal sebagai bandara terbaik di dunia, insiden seperti ini tetap dianggap mencoreng citra dan menimbulkan kekecewaan publik.

Beberapa pengguna Instagram juga mempertanyakan bagaimana penanganan seperti itu bisa terjadi di Bandara Changi, yang telah berulang kali dinobatkan sebagai bandara terbaik dunia dalam World Airport Awards oleh konsultan penerbangan yang berbasis di London, Skytrax, termasuk untuk tahun 2026.

Tahun lalu, beberapa turis juga mengeluhkan penanganan bagasi di Bandara Changi, mengatakan bahwa proses imigrasi di bandara cepat tetapi pengiriman bagasinya terlalu lambat, seperti dikutip VN Express.

Banyak yang mengaku harus menunggu tas mereka selama 45 menit. Operator bandara kemudian mengeluarkan permintaan maaf dan berjanji untuk memastikan pengalaman yang lancar bagi semua penumpang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang