Viral, Penumpang Bagikan Video Ketegangan di Kapal Pesiar Diduga Wabah Hantavirus
Wabah Hantavirus diduga terjadi di sebuah kapal pesiar di Samudera Atlantik. Wabah tersebut bahkan menewaskan tiga orang termasuk pasangan lansia suami-istri. Hal ini disampaikan oleh otoritas kesehatan dan operator kapal.
Senin waktu setempat, kapal tersebut masih menunggu bantuan di dekat Cape Verde namun pihak berwenang setempat belum mengizinkan siapapun turun dari kapal tersebut.
Menyusul dengan insiden ini, seorang influencer asal Amerika Serikat, Jake Rosmarin yang ikut dalam pelayaran tersebut membagikan sebuah video. Dalam video itu, Rosmarin tak kuasa menahan tangisnya saat menceritakan ketakutan ketidakpastian yang aia alami di atas kapal pesiar mewah yang sebelumnya melakukan perjalanan panjang dari Argentina menuju Antartika.
”Saya biasana tidak akan membuat video seperti ini. Tapi saya merasa harus mengatakan sesuatu. Saya bahkan menuliskan beberapa poin dulu. Saya sekarang masih di atas kapal dan apa yang terjadi di sini sangat nyata bagi kami semua. Kami bukan sekedar cerita atau headline. Kami ini manusia, punya keluarga, punya kehidupan dan ada orang yang menunggu kami pulang. Ketidakpastian ini yang paling berat. Kami hanya ingin merasa aman, mendapatkan kejelasan dan bisa pulang,” kata dia dalam video tersebut seperti dikutip dari laman NDTV, Selasa 5 Mei 2026.
Ia juga mengingatkan publik agar tidak melihat kejadian ini sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan mereka.
“Kalau kalian melihat berita tentang ini, ingatlah bahwa ada orang-orang nyata di baliknya. Ini bukan sesuatu yang terjadi jauh di sana. Ini sedang terjadi pada kami sekarang,” katanya.
Untuk diketahui, sejak 11 April 2026, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam pelayaran yang dioperasikan oleh Oceanwide Expedition. Ketiga orang tersebut adalah pasangan lansia asal Belanda dan satu warga Jerman yang mana jenazahnya masih berada di kapal hingga kini.
Sementara itu, seorang pasien yang dirawat intensif di Johannesburg diketahui merupakan warga negara Inggris. Ia jatuh sakit di dekat Ascension Island setelah kapal meninggalkan Saint Helena, sebelum akhirnya dipindahkan ke Afrika Selatan.
Menurut pihak perusahaan, pasien yang dirawat intensif tersebut merupakan satu-satunya kasus hantavirus yang sudah terkonfirmasi dari kapal pesiar tersebut.
Keterangan Pihak Perusahaan Kapal Pesiar
Dalam surat kepada penumpang yang dikutip media, pihak kapal menyebut mereka sedang menangani beberapa kasus virus yang belum teridentifikasi.
“Kami menyesal harus menyampaikan bahwa semalam seorang penumpang dengan gejala berat meninggal dunia,” tulis pihak kapal.
Mereka juga menjelaskan bahwa kapal saat ini masih berlabuh di lepas pantai Cape Verde dan menunggu izin untuk menurunkan penumpang, dengan prioritas bagi mereka yang membutuhkan perawatan medis segera.
“Saat ini kami belum mendapatkan izin dari otoritas Cape Verde untuk menurunkan penumpang,” tambahnya.
Oceanwide juga menegaskan bahwa hingga kini hantavirus belum dipastikan sebagai penyebab pada dua orang yang masih membutuhkan perawatan di kapal, dan belum ada kepastian bahwa virus tersebut berkaitan langsung dengan tiga kematian yang terjadi.