Sarwendah Jadi Sorotan, Video Terbarunya Mendadak Viral!
Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Mantan personel Cherrybelle itu mendadak viral setelah potongan video beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Sebelumnya, wanita yang berusia 36 tahun itu sebelumnya menuai perhatian publik akibat pernyataannya dalam siaran langsung yang menyinggung soal nominal Rp200 juta dan penggunaan kata-kata yang dianggap kurang pantas oleh sebagian warganet.
Video Permintaan Maaf Sarwendah
Namun kali ini ada video barunya yang mendadak viral. Dalam video yang beredar, Sarwendah menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas ucapan yang sempat memicu kontroversi. Ia mengakui bahwa pernyataannya telah menimbulkan beragam penafsiran dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Sarwendah menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menyakiti atau menyinggung pihak tertentu. Ia juga menyampaikan penyesalan apabila perkataannya telah membuat situasi menjadi semakin gaduh di ruang publik.
"Halo semuanya, saya Sarwendah. Melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal. Pertama-tama izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya, keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya," ujarnya yang dikutip dari Instagram @sarwendah29 pada Jumat, 5 Juni 2026.
Permintaan maaf tersebut kemudian mendapat perhatian besar dari warganet dan menjadi salah satu topik yang ramai dibahas di berbagai platform media sosial.
Video permintaan maaf Sarwendah langsung dibanjiri komentar dari pengguna media sosial. Namun, ada pula yang menilai kontroversi tersebut seharusnya bisa dihindari sejak awal apabila penyampaian pendapat dilakukan dengan lebih bijak.
"Aktingnya kurang natural wen, yuk cobba lagi, kemarin songong, sekarang sudah sedih," tulis komentar warganet dalam akun tersebut.
"Ga di maafin ah," timpal warganet lainnya.
Sarwendah
Kini, setelah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, banyak pihak berharap polemik tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.