Gelombang PHK Massal di Meta Dimulai, Lebih dari 300 Pekerja Terdampak

Kepala Eksekutif Meta, Mark Zuckerberg.
Kepala Eksekutif Meta, Mark Zuckerberg.

 Gelombang pemutusan hubungan kerja kembali melanda industri teknologi global. Kali ini, Meta Platforms Inc., perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, kembali melakukan pengurangan tenaga kerja di Amerika Serikat. 

Langkah ini menjadi sorotan karena menyasar divisi strategis yang selama beberapa tahun terakhir menjadi simbol ambisi Meta di dunia metaverse, yakni Reality Labs.

Berdasarkan laporan GeekWire, pemutusan hubungan kerja terbaru di Meta akan berdampak pada 331 pekerja di wilayah Seattle dan negara bagian Washington. Informasi ini terungkap melalui dokumen resmi yang diajukan Meta ke Employment Security Department Washington.

Dalam laporan tersebut, dijelaskan bahwa Meta melakukan pemangkasan karyawan di empat fasilitas yang berlokasi di Seattle dan kawasan Eastside. Selain itu, sekitar 97 karyawan yang bekerja secara jarak jauh di negara bagian Washington juga turut terdampak oleh kebijakan ini. 

PHK ini merupakan bagian dari pemangkasan yang lebih luas di divisi Reality Labs, yang sebelumnya telah diumumkan dan berdampak pada sekitar 1.500 posisi secara global.

Meta AI.

Dari dokumen Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN), fasilitas yang paling terdampak adalah kantor Reality Labs Meta di Redmond. Setelah itu, kantor Spring District di Bellevue menjadi lokasi dengan jumlah pengurangan karyawan terbanyak berikutnya.

"Salah satu unit kerja yang paling merasakan dampak signifikan adalah tim software engineering Horizon OS yang berbasis di kantor Meta di Dexter Avenue North, Seattle," demikian dikutip dari GeekWire, Kamis, 22 Januari 2025.

Tim ini mengalami pemangkasan sebanyak 20 posisi kerja, menjadikannya kelompok tunggal dengan jumlah PHK terbesar dalam gelombang ini. Horizon OS sendiri merupakan sistem operasi extended reality yang dikembangkan untuk mendukung perangkat virtual reality dan mixed reality Meta Quest. Produk ini sebelumnya diposisikan sebagai fondasi utama ekosistem metaverse Meta.

Meta menyebutkan bahwa proses PHK ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 20 Maret 2026. Dengan jumlah karyawan Reality Labs sekitar 15.000 orang, divisi ini saat ini mencakup kurang lebih 19 persen dari total tenaga kerja global Meta yang mencapai sekitar 78.000 karyawan.

Wilayah Seattle diketahui menjadi salah satu pusat teknik terbesar Meta di luar kantor pusatnya di Menlo Park, California. Perusahaan mempekerjakan ribuan orang di berbagai kantor di kawasan ini, menjadikannya wilayah strategis dalam pengembangan produk dan teknologi Meta.

Langkah ini juga bukan pertama kalinya bagi Meta melakukan pengurangan tenaga kerja di Washington. Pada Oktober tahun lalu, perusahaan induk Facebook tersebut telah memangkas lebih dari 100 karyawan di negara bagian yang sama. Saat itu, PHK dilakukan sebagai bagian dari pemangkasan yang lebih luas di divisi kecerdasan buatan.

Pemangkasan di Reality Labs terjadi di saat Meta dilaporkan tengah menggeser prioritas bisnisnya. Perusahaan disebut mulai mengurangi fokus pada pengembangan metaverse dan lebih serius membangun kecerdasan buatan generasi berikutnya.