Tiga Kali Diperpanjang, Pencarian Korban KLM Putri Sakinah hingga 9 Januari 2026

Pencarian Korban KLM Putri Sakinah hingga 9 Januari 2026
Pencarian Korban KLM Putri Sakinah hingga 9 Januari 2026

Operasi pencarian satu korban terakhir tenggelamnya kapal layar motor (KLM) Putri Sakinah di Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, kembali diperpanjang selama dua hari, yakni pada Kamis dan Jumat, 8–9 Januari 2026.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, memastikan perpanjangan ini menjadi tahap akhir dari rangkaian operasi pencarian yang telah berlangsung selama hampir dua pekan. Hingga saat ini, tim SAR gabungan telah menemukan tiga korban meninggal dunia, yakni pelatih tim sepak bola Valencia FC, Martines Carreras Fernando, serta dua orang anak.

"Kita perpanjang lagi dua hari tapi dipastikan pencarian akan ditutup besok," kata Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman di Labuan Bajo, pada Kamis pagi (8/1/2026).

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pelatih Valencia

Fathur menjelaskan, pada hari ke-13 pencarian yang dilakukan Rabu (7/1/2026), fokus operasi SAR dialihkan ke area yang lebih dekat dengan lokasi kapal karam. Dalam operasi tersebut, korban ketiga berhasil ditemukan di wilayah Pulau Komodo.

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pulau Komodo hingga radius sekitar 15 nautical mile dari titik tenggelamnya kapal. Selain itu, sebanyak 17 armada laut dikerahkan untuk menyisir perairan sekitar lokasi kejadian.

Tak hanya melalui jalur laut, tim penyelam juga melakukan pencarian di dasar perairan sekitar kapal karam. Namun, hingga pencarian hari ke-13 berakhir pada petang hari, hasil yang diperoleh masih nihil untuk korban terakhir.

"Upaya yang dilaksanakan adalah upaya penyelaman, penyisiran, dan pemantauan lewat udara menggunakan drone hasilnya nihil. Pencarian hari ke-14 kita fokus ke pulau-pulau sekitar terutama Pulau Komodo, Padar, dan Rinca," tutup Fathur.

Pesan Haru dan Permohonan Keluarga Korban

Perpanjangan operasi pencarian ini diketahui merupakan yang ketiga kalinya dilakukan. Keputusan tersebut diambil atas permintaan keluarga korban serta Kedutaan Besar Spanyol.

Suasana keluarga Pelatih Valencia korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Suasana keluarga Pelatih Valencia korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Pada Rabu malam (7/1/2026), salah satu kerabat korban, Alvaro, menyampaikan pesan haru sekaligus apresiasi kepada tim SAR gabungan dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

"Kami sangat tahu upaya tim begitu besar, melelahkan, dan beberapa alat juga sampai rusak. Kami sangat berterimakasih karena kami melihat kalian sampai tidak tidur dan terus berjuang," ucap Alvaro di hadapan perwakilan tim SAR gabungan.

Ia menuturkan, rasa kehilangan yang dialami keluarga korban juga diyakini turut dirasakan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut. Oleh karena itu, keluarga korban memohon agar pencarian masih dapat dilakukan beberapa hari lagi.

"Kami minta sedikit lagi tambahan waktu untuk pencarian. Kami menyadari kelelahan ini dan kami memohon untuk sedikit waktu lagi dan dari hati yang paling dalam kami ucapkan terimakasih," tutup adik ipar mendiang pelatih Valencia FC itu. (Laporan Vera Bahali, tvOne, Labuan Bajo)