Operasi SAR KM Putri Sakinah Diperpanjang, Fokus Cari Satu Anak Pelatih Valencia yang Masih Hilang
Pencarian terhadap WNA asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar Labuan Bajo kini diperpanjang lagi selama dua hari. Ini adalah perpanjangan ketiga dalam operasi SAR yang telah dilakukan sejak 26 Desember 2025.
Pada hari ke-13 pencarian yang dimulai pagi hari, Rabu, 7 Januari 2026, tim SAR gabungan fokus mencari satu lagi anak dari Martin Carerras Fernando, pelatih sepak bola wanita B, Valencia CF yang masih hilang.
“Perpanjangan ini dilakukan setelah penemuan korban ketiga kemarin (6/1) serta permintaan resmi untuk memperluas operasi SAR dari Kedutaan Besar Spanyol,” jelas Fathur Rahman, Kepala Kantor SAR Maumere yang juga menjabat sebagai SMC (Koordinator Misi SAR).
Pelatih Valencia FC Ditemukan Tewas setelah 10 Hari Pencarian
“Hari ini, mulai pukul 06.30 WITA, Tim SAR Gabungan telah kembali ke lokasi pencarian sesuai dengan rencana operasi yang ada, yakni fokus di sekitar tempat bangkai KM Putri Sakinah,” tambahnya.
Fathur melanjutkan bahwa pencarian korban terakhir ini melibatkan 168 personel gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat, hingga komunitas penyelaman di Labuan Bajo dan berbagai unsur lainnya. Mereka juga menggunakan 18 peralatan utama untuk menjelajahi pulau-pulau di sekitar lokasi tenggelamnya.
“Tim SAR dari Ditpolair Polda NTT juga mengerahkan ROV dan Sonar, serta Multi Beam Sonar dari ITB Bandung dan Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan dekat Pulau Padar, namun hingga kini hasil pencarian belum menghasilkan hasil,” tegas Fathur.
Sementara itu, surat dari Dubes Spanyol, Bernardo de Sicart Escoda kepada Basarnas berisi terima kasih kepada Tim SAR Gabungan atas kerja keras, komitmen, dan dedikasi luar biasa dalam pencarian korba.
“Dubes Spanyol berharap operasi SAR dalam dua hari perpanjangan ini dapat memberikan hasil yang memuaskan,” ujar Fathur Rahman.
Selama operasi SAR KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, tiga jenazah telah berhasil ditemukan, yakni pelatih sepak bola wanita B Spanyol (Valencia CF), Martin Carerras, dan dua anaknya.
Kronologi tenggelamnya KM Putri Sakinah dimulai ketika Martin Carreras Fernando, bersama istrinya Mar Martinez Ortuno dan keempat anak mereka; Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, Martines Ortuno Enrique Javier, serta Ortuno Andrea, merayakan liburan Natal di Labuan Bajo.
Keluarga asal Spanyol ini sempat mengunjungi berbagai tempat menarik di Taman Nasional Komodo. Namun, tragedi terjadi saat kapal wisata sewaan mereka, KM Putri Sakinah, tenggelam saat perjalanan dari Pulau Kalong menuju Pulau Padar. Mereka berencana untuk melakukan trekking di pagi hari setelahnya.
Saat kapal memasuki Selat Padar, gelombang setinggi tiga meter menghantam KM Putri Sakinah. Mesin kapal tiba-tiba mati total, dan dalam sekejap, kapal itu pun tenggelam. Di tengah situasi yang mencekam, Mar Martinez Ortuno dan putri bungsunya, Ortuno Andrea, berhasil selamat. Mereka dievakuasi bersama Kapten Lukman, empat ABK, dan seorang pemandu wisata bernama Valdus.
Laporan Jo Kenaru/tvOne NTT