Cuaca Buruk Hambat Pencarian 4 WNA Spanyol Hilang Tenggelam di Labuan Bajo, Pecahan Kapal Ditemukan

Pencarian 4 WNA Spanyol hilang tenggelam di Labuan Bajo
Pencarian 4 WNA Spanyol hilang tenggelam di Labuan Bajo

Proses pencarian terhadap empat wisatawan asing yang hilang dalam insiden tenggelamnya kapal wisata Putri Sakina di perairan Padar, Nusa Tenggara Timur, terpaksa dihentikan sementara.

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian pada Sabtu sore, 27 Desember 2025, akibat kondisi cuaca yang memburuk. Koordinator Pos SAR Labuan Bajo, Edy Suryono, mengatakan pencarian dihentikan sekitar pukul 16.30 Wita karena hujan deras disertai angin kencang yang memicu gelombang tinggi di sekitar lokasi kejadian.

"Kondisi di Padar hujan lebat dan tim pencari sementara istirahat di Padar Utara," kata Edy kepada wartawan.

Pencarian 4 WNA Spanyol hilang tenggelam di Labuan Bajo

Edy menjelaskan, pada hari pertama pencarian, tim penyelam belum dapat melakukan penyelaman lantaran arus laut yang cukup kencang dan membahayakan keselamatan personel.

Meski demikian, hasil pencarian di hari pertama menemukan sejumlah barang diduga berasal dari kapal yang tenggelam. Temuan tersebut berupa pecahan badan kapal hingga tabung gas elpiji yang tersebar di beberapa titik.

"Tadi ditemukan di sekitaran Pulau Padar tidak jauh dari TKP. Yang ditemukan adalah bagian dinding kanan-kiri dan lantai dek atas, dan tabung gas. Untuk sementara itu yang kita temukan," tutur dia.

Usai penghentian sementara pencarian, sebagian besar tim SAR memilih menginap di Pulau Padar untuk melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya. Tim SAR dijadwalkan kembali melakukan pencarian pada Minggu, 28 Desember 2025, dengan menyesuaikan kondisi cuaca.

"Rencana akan ada tim yang balik ke Labuan Bajo untuk mempersiapkan logistik," tutur dia.

Hingga pencarian hari pertama berakhir, keempat wisatawan asing tersebut masih belum ditemukan dan proses evakuasi akan dilanjutkan begitu kondisi perairan memungkinkan.

Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal yang mengangkut Warga Negara Asing (WNA), tenggelam diterjang gelombang tinggi di perairan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapal nahas bernama Putri Sakinah tenggelam di sekitar selat Padar pada Jumat malam, 26 Desember 2025. Kordinator Pos Sar Labuan Bajo, Edy Suryono mengatakan, 7 penumpang selamat sementara 4 penumpang lain masih dalam pencarian.

"Sempat dilakukan pencarian selama kurang lebih 3 jam di titik lokasi hilang awal. Badan kapal tidak terlihat karena gelombang tinggi mencapai dua meter," kata Edy Suryono, Sabtu pagi, 27 Desember 2025.

Ia melanjutkan dari penumpang yang selamat, dua diantaranya adalah wisatawan asing, satu tour guide, dan lima kru kapal. Sementara empat yang masih hilang adalah wisatawan asing bernama Martin Carreras Fernando, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.

Laporan: Vera Bahali/tvOne Manggarai