Ciri Ayam Goreng Legendaris dengan Cita Rasa Lokal, Gak Berubah dari Tahun 80-an

Ayam goreng
Ayam goreng

 Ayam goreng selalu menempati tempat istimewa di hati pencinta kuliner Indonesia. Ciri ayam goreng yang enak bukan hanya soal rasa gurih dan kerenyahan kulitnya, tetapi juga keseimbangan antara kelembutan daging dan aroma bumbu yang meresap hingga ke dalam. 

Ayam goreng yang lezat biasanya memiliki lapisan tepung renyah tanpa terasa berminyak, sementara dagingnya tetap juicy dan tidak kering. Proses pengolahan yang cermat, mulai dari pemilihan ayam segar hingga cara penggorengan yang tepat, menjadi kunci menghadirkan cita rasa konsisten dari waktu ke waktu. Scroll lebih lanjut yuk!

Bagi lidah orang Indonesia, ayam goreng bukan sekadar makanan cepat saji, melainkan bagian dari budaya kuliner yang melekat. Masyarakat Indonesia cenderung menyukai ayam goreng yang kaya rempah, memiliki tekstur gurih, dan disajikan dengan pelengkap khas seperti sambal, nasi hangat, atau hati ampela. 

Sensasi crispy di luar dan lembut di dalam menjadi kombinasi yang dicari banyak orang. Tak heran jika banyak merek ayam goreng di Indonesia beradaptasi dengan selera lokal, menambahkan elemen yang akrab di lidah Nusantara namun tetap mempertahankan teknik memasak yang presisi.

Hal ini juga disampaikan oleh salah satu perwakilan jaringan ayam goreng internasional yang telah lama hadir di Indonesia. 

“Ayam kita yang sangat juicy dan sangat besar. Kita itu potong 8, mungkin ada merek lain yang potong lebih banyak yaitu 9 potong. Jadi industri standar di Indonesia itu 9 potong untuk satu ayam. Tapi kita ikut arahan dari internasional,” ungkap Julius Evan Kristianto, Managing Director PT Quick Serve Indonesia, dalam acara Pembukaan Texas Chicken di Kota Harapan Indah, Bekasi, Jumat 7 November 2025.

Pembukaan Texas Chicken di Kota Harapan Indah Bekasi

Ia menambahkan bahwa kekhasan cita rasa lokal tetap dijaga melalui menu yang disesuaikan dengan selera masyarakat. 

“Local signature kita masih ada hati ampela. Hati ampela itu kan kita suka ya. Sebagai orang Indonesia kalau tanpa hati ampela, ayamnya kurang gitu ya," katanya.

Meski mengikuti standar internasional, resep ayam goreng ini tetap mempertahankan cita rasa klasik yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. 

“Bumbu memang tidak berubah dari tahun 80-90an. Jadi dari orang tua kita sampai sekarang. Ayamnya juga juicy dan crispy, itu sangat sulit,” ujarnya. 

Dengan kombinasi antara resep legendaris dan adaptasi lokal, ayam goreng ini menjadi simbol bagaimana tradisi kuliner bisa tetap hidup dan relevan lintas generasi.

Texas Fried Chicken, restoran ayam goreng yang telah lama hadir di Indonesia, hari ini mengumumkan pencapaian signifikan dengan peresmian gerai ke-20 mereka. Gerai terbaru ini berlokasi di Kota Harapan Indah, Bekasi, tepatnya di Area Meli – Melo 3, dan akan mulai beroperasi pada tanggal 7 November 2025.

Bersamaan dengan peresmian gerai ke-20, perusahaan mengumumkan kedatangan kembali menu yang telah terbukti menjadi favorit di seluruh gerai Texas Fried Chicken secara internasional: Menu Herb & Garlic. Menu yang memadukan keunikan rasa garlic, madu, dan butter yang lezat ini akan dapat dinikmati masyarakat luas mulai 10 November 2025.