Era Baru Olahraga Udara Dimulai, Ini Dia Drone Soccer Pertama di Indonesia
Olahraga berbasis teknologi kini semakin berkembang pesat, dan Indonesia mulai memasuki babak baru lewat hadirnya Drone Soccer JETE DS1. Inovasi ini bukan sekadar permainan udara biasa, melainkan gabungan antara olahraga, strategi, dan kemampuan mengendalikan drone. Menariknya, ini menjadi drone soccer pertama di Indonesia, menandai awal mula tren baru dalam dunia drone dan rekreasi berbasis teknologi.
Inovasi Baru dalam Dunia Drone Indonesia
Sebelumnya dikenal lewat produk aksesoris gadget, smart wearable, dan perangkat smart home, JETE kini memperluas inovasinya ke ranah olahraga teknologi. Melalui Drone Soccer, perusahaan ini menghadirkan pengalaman baru bermain “sepak bola udara” di mana tim-tim drone beradu mencetak gol di dalam arena berbentuk kandang (cage).
Dalam permainan ini, satu tim berisi 3–5 drone yang saling berhadapan. Mereka harus menerbangkan drone melewati ring untuk mencetak skor. Konsepnya mirip dengan sepak bola, hanya saja dimainkan di udara menggunakan teknologi drone.
Permainan ini awalnya berkembang di Korea Selatan pada tahun 2017, kemudian menyebar ke Tiongkok, Eropa, hingga Amerika Serikat. Kini, Indonesia resmi ikut menyemarakkan tren tersebut.
“Drone soccer memang bisa dibilang baru di Indonesia. Peminatnya cukup besar, namun masih belum banyak produknya yang dijual. Oleh karena itulah, JETE menghadirkan drone khusus ini di seri DS1. Kalau di Korea, Cina, dan negara-negara lainnya sudah berkembang, bahkan ada turnamen Piala Dunia-nya juga. Kami ingin menghadirkan inovasi yang pertama di Indonesia,” ujar Jhonny Thio Doran, CEO JETE Indonesia.
Desain dan Fitur Unggulan
Dibandingkan drone pada umumnya, JETE DS1 dirancang lebih ringkas, ringan, dan mudah dikendalikan. Drone ini memiliki pelindung bola 360° berbahan plastik kuat namun ringan, yang menjaga agar perangkat tidak rusak saat bertabrakan atau terjatuh. Tambahan lampu LED berwarna membuat permainan lebih seru dan membantu membedakan antara tim satu dan lainnya.
Untuk performa, JETE DS1 mengandalkan koneksi sinyal 2.4GHz dengan jangkauan hingga 100 meter. Tersedia tiga tingkat kecepatan, serta fitur manuver 360° yang memungkinkan drone bermanuver dinamis baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
“Dari segi desain memang jelas terlihat berbeda dari drone umumnya. Apalagi di drone soccer terdapat protective sphere 360° yang berbentuk seperti bola. Jadi, saat bermain antar tim tetap aman terhadap benturan dari drone lawan atau saat jatuh di lantai. Koneksinya semakin stabil untuk penerbangan indoor maupun outdoor,” ujar Hanifun Nafis, Drone Product Development Specialist JETE.
Drone ini juga dibekali tiga baterai 1300mAh yang bisa digunakan bergantian, memberikan waktu terbang total hingga 30 menit. Dalam paket pembelian, pengguna mendapatkan drone, controller, pelindung baling-baling, tiga baterai, charger, perangkat pemasangan, dan buku panduan.
“Drone ini tidak serumit drone kamera lainnya. Pemasangannya praktis, pengoperasiannya juga tidak terlalu teknis. Para pemula maupun anak-anak dapat menerbangkannya. Tapi dengan catatan, untuk anak-anak harus tetap didampingi oleh orang tua saat menerbangkannya.”
Roadshow Drone Soccer di Berbagai Kota
Untuk memperkenalkan inovasi ini secara luas, JETE berencana menggelar roadshow drone soccer di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Kegiatan ini akan dimulai pada awal November 2025, tak lama setelah peluncuran resmi produk pada 25 Oktober 2025.
Dalam acara roadshow tersebut, masyarakat tidak hanya bisa melihat pertunjukan drone di arena, tetapi juga mencoba langsung menerbangkannya. Drone ini diklaim aman digunakan karena berbahan ringan namun kokoh, sekaligus mampu melatih koordinasi, ketangkasan, dan kerja sama tim.