Pep Guardiola Desak EFL Izinkan Marc Guehi Main di Final Piala Carabao: Dia Milik Kami

Pemain Manchester City, Marc Guehi
Pemain Manchester City, Marc Guehi

 Manajer Manchester City, Pep Guardiola berharap bek tengah anyar Marc Guehi dapat dimainkan saat timnya menghadapi Arsenal di final Piala Carabao di Wembley pada 22 Maret 2026 mendatang.

Saat ini Guehi dinyatakan tidak memenuhi syarat tampil di laga final akibat aturan kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guehi didatangkan Manchester City dari Crystal Palace pada jendela transfer Januari dengan nilai transfer sekitar £20 juta. Namun, ia tidak masuk skuad saat City mengalahkan Newcastle United pada leg kedua semifinal, Rabu malam, karena persoalan registrasi pemain.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola

Ketidakhadiran bek Timnas Inggris tersebut disebabkan proses transfernya yang rampung setelah leg pertama semifinal di St James’ Park. 

Berdasarkan regulasi English Football League (EFL), pemain harus sudah terdaftar sebelum leg kedua digelar agar dapat dimainkan.

Karena tenggat pendaftaran itu juga telah terlewati untuk partai puncak, Guehi otomatis tidak memenuhi syarat tampil di final yang akan berlangsung di Stadion Wembley.

Situasi tersebut menjadi sorotan karena Guehi sempat membela Crystal Palace dan mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang Arsenal di perempat final Piala Liga Stadion Emirates Rabu 24 Desember 2025 lalu. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti dan dimenangkan The Gunners dengan skor 8-7.

Bek Crystal Palace, Marc Guehi

Bek Crystal Palace, Marc Guehi

Namun, sesuai regulasi yang berlaku, ia tidak akan mendapat kesempatan menghadapi Arsenal untuk kedua kalinya di ajang yang sama, kecuali terjadi perubahan aturan dari pihak penyelenggara.

Usai memastikan kelolosan ke final dengan kemenangan agregat 5-1 atas Newcastle, Guardiola menyampaikan harapannya agar ada pengecualian regulasi yang memungkinkan Guehi tampil.

“Semoga di bulan Maret kami bisa tiba dengan para pemain yang bugar dan semoga kami bisa meyakinkan pejabat Carabao Cup bahwa Marc bisa bermain di final ini,” ujar Guardiola kepada Sky Sports.

Ia mengaku kesulitan memahami alasan di balik aturan tersebut, terutama setelah klub melakukan investasi besar untuk mendatangkan pemain.

“Sulit untuk memahami mengapa klub melakukan investasi besar untuk mendatangkan satu pemain, dia milik kami dan saya tidak mengerti mengapa dia tidak bisa bermain di final,” katanya.

Guardiola bahkan membuka kemungkinan pendekatan resmi kepada operator kompetisi.

“Semoga kita bisa membuat surat dan para pejabat Carabao Cup bisa mengerti. Begitu Anda membeli pemain dengan harga mahal dan dia tidak bisa bermain karena aturan yang saya tidak mengerti alasannya. Semoga mereka bisa mengubahnya dan dia bisa bermain,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim ini, regulasi kelayakan pemain di Piala Carabao memang mengalami perubahan. Dalam kasus lain, Antoine Semenyo tetap diizinkan tampil di semifinal setelah sebelumnya sudah bermain di kompetisi bersama Bournemouth sebelum bergabung dengan Manchester City.

Perbedaan situasi tersebut membuat polemik kelayakan pemain kembali menjadi perhatian jelang final yang mempertemukan Manchester City dan Arsenal.