IHSG Dibuka Menguat dan Dibayangi Koreksi Meski Bursa Asia-Pasifik Cerah
IHSG dibuka menguat 7 poin atau 0,10 persen di level 8.132 pada pembukaan perdagangan Jumat, 17 Oktober 2025.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.
"IHSG berpotensi koreksi kembali pada hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Jumat, 17 Oktober 2025.
Ilustrasi IHSG.
Bursa saham Asia-Pasifik menguat pada Kamis kemarin, mengikuti penguatan Wall Street berkat pendapatan bank yang solid di tengah sesi perdagangan yang volatil.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 melesat 1,27 persen dan Topix naik 0,62 persen. Sementara itu, indeks Kospi meningkat 2,49 persen dan Kosdaq menguat 0,08 persen. Sedangkan, indeks ASX/S&P 200 Australia naik 0,86 persen.
Di sisi lain, data pengangguran Australia naik menjadi 4,5 persen pada bulan September 2025, dibandingkan dengan estimasi dan bulan lalu sebesar 4,3 persen.
Selain itu, indeks CSI 300 China naik 0,26 persen dan Taiex Taiwan menguat 1,36 persen.
Sedangkan, Hang Seng Hong Kong melemah 0,09 persen, FTSE Straits Times naik 0,86 persen dan FTSE Malay KLCI bertambah 0,05 persen.
"Support IHSG berada di level 8.000-8.050 sementara resist IHSG di rentang 8.150-8.180," ujarnya.