Kilas Balik Pernyataan Dadan Beli Motor Listrik yang Nggak Punya Dealer

Array,Kilas Balik Pernyataan Dadan Beli Motor Listrik yang Nggak Punya Dealer

Kejaksaan Agung menyebut mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dengan dua eks wakil lainnya, yakni Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, melakukan intervensi dalam pengadaan barang di program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya proyek pengadaan motor listrik senilai Rp 1 triliun yang dimenangkan oleh vendor yang tidak memenuhi syarat.

"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai total pengadaan sebesar Rp 1.035.515.297.908,02 dan telah dibayarkan ke PT YAT yang tidak memenuhi syarat selaku vendor karena tidak memiliki dealer atau bengkel aktif dan terdapat markup," kata Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry dalam keterangannya dikutip Kamis (4/6).

Jeffry menjelaskan para tersangka diduga melakukan intervensi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Akibatnya, pengadaan barang tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan dan memicu terjadinya kerugian keuangan negara.

Dadan juga pernah diwawancarai oleh tim detikcom terkait memilih motor yang jaringan infrastrukturnya belum banyak, Dadan bilang kala itu sedang meminta klarifikasi kepada pihak pejabat pembuat komitmen.

"Ya, ini harus ditanyakan kepada pejabat pembuat komitmen. Secara detail," kata Dadan, padda April lalu.

Di sisi lain, banyak pabrikan Indonesia yang sudah menjual serta mendirikan layanan purna jual. Kenapa BGN tidak memilih produk yang sudah ada?

"Itu bagian klarifikasi yang sedang saya minta," tambahnya lagi.

Hanya saja, Dadan menyebut motor listrik itu lebih murah dari pasaran.

"Kalau untuk sementara dari laporan yang ada kan, ada harga pasar ya. Ini berbasis laporan sih di bawah harga pasar. Harga pasar kalau tidak salah antara Rp 52 juta sampai 56 juta. Kemudian untuk pengadaan BGN untuk yang trail harganya kurang-lebih Rp 43 juta, antara Rp 42 sampai Rp 43 juta," jelas Dadan.

"Dan kemudian untuk yang motor listrik biasa itu Rp 41 juta," kata dia.

Di laman katalog Inaproc, PT YAT itu menyediakan dua jenis motor listrik untuk merek Emmo. Pertama ada Emmo JVX GT yang dibanderol Rp 49,95 juta dengan status pre-order selama 75 hari. Motor kedua berupa Emmo JVH Max dengan harga Rp 48,84 juta. Pemesanan motor juga tertulis 75 hari.

Tim detikOto sempat melakukan kunjungan ke dealer pertama Emmo yang terletak di kawasan Grogol, Jakarta Barat pada April 2026. Tapi yang kami dapati justru dealer belum selesai dibangun namun pembangunan kala itu sudah mencapai 90 persen.

Menurut pengamatan kami, dealer pertama Emmo benar-benar terlihat minimalis. Namun, belum ada unit kendaraan yang dipajang di sana. Sementara ruang bengkelnya ditempatkan agak terpisah.