Jangan Anggap Sepele Wiring Motor Listrik, Fungsinya Vital

Motor Listrik, Jangan Anggap Sepele Wiring Motor Listrik, Fungsinya Vital

Saat membahas motor listrik, perhatian pengguna umumnya tertuju pada baterai, motor penggerak, atau kontroler.

Padahal, ada satu komponen yang tak kalah penting tetapi sering luput diperhatikan, yakni wiring atau sistem perkabelan.

Pada kendaraan listrik, wiring tidak sekadar berfungsi sebagai penghubung antarkomponen. Bagian ini menjadi jalur utama yang menyalurkan energi dari baterai menuju kontroler, kemudian diteruskan ke motor penggerak.

Motor Listrik, Jangan Anggap Sepele Wiring Motor Listrik, Fungsinya Vital

Servis Motor Listrik

Kualitas Kabel

Owner Bengkel Sepeda Motor Listrik DyVolt EV Shop, Adi Siswanto, mengatakan, kualitas dan spesifikasi kabel harus sesuai dengan kebutuhan sistem kelistrikan kendaraan.

Wiring bukan sekadar penghubung antar komponen. Wiring adalah jalur utama yang mengalirkan listrik dari baterai ke controller, lalu ke motor,” kata Adi kepada Kompas.com di Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.

Menurut dia, penggunaan kabel dengan ukuran yang tidak sesuai dapat menghambat aliran arus listrik.

Dampaknya tidak hanya membuat performa motor menurun, tetapi juga berpotensi menimbulkan panas berlebih pada kabel.

“Kalau ukuran kabel tidak sesuai, arus listrik akan sulit mengalir dengan baik. Akibatnya tenaga motor berkurang, kabel menjadi panas, energi terbuang sia-sia, atau bahkan kabel bisa terbakar,” ujar Adi.

Fungsi wiring juga tidak terbatas pada penyaluran daya. Sistem perkabelan turut membawa berbagai sinyal penting yang dibutuhkan kendaraan agar dapat beroperasi dengan normal.

Sinyal tersebut berasal dari berbagai komponen, seperti throttle, rem, sensor motor, hingga panel instrumen atau display.

Motor Listrik, Jangan Anggap Sepele Wiring Motor Listrik, Fungsinya Vital

Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat

Wajib Dicek Berkala

Oleh karena itu, kerusakan pada satu jalur kabel saja dapat memengaruhi kinerja keseluruhan sistem.

“Jika ada satu kabel yang longgar atau rusak, sistem pada motor bisa terganggu atau bahkan tidak bisa berjalan sama sekali,” kata Adi.

Ia menambahkan, pemeriksaan kondisi wiring sebaiknya dilakukan secara berkala, terutama pada motor listrik yang telah digunakan dalam waktu lama atau sering terpapar hujan dan genangan air.

Pasalnya, konektor yang mulai longgar, kabel yang terkelupas, atau munculnya tanda-tanda panas berlebih sering kali menjadi awal dari gangguan kelistrikan yang lebih serius.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang