Kilas Balik Perjalanan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Kebersamaan Patrick Kluivert dan Timnas Indonesia hanya seumur jagung usai PSSI mengakhiri kontraknya lebih cepat lewat kesepakatan bersama.
Patrick Kluivert mendampingi Timnas Indonesia selama 10 bulan usai ditunjuk untuk menggantikan Shin Tae-yong.
Sepanjang kariernya di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tak mampu memberikan perubahan besar bagi skuad Garuda.
Puncaknya saat ia tak mampu meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Dunia 2026.
Statistik Kluivert bersama Timnas Indonesia juga terbilang buruk dengan raihan 3 kemenangan, 1 imbang, dan 4 kekalahan.
Selain itu, Timnas Indonesia juga hanya mampu mencetak 11 gol dan 15 kali kebobolan dari 8 pertandingan.
Seperti apa kilas balik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia? Berikut perjalanan sang legenda Belanda.
Ditunjuk Gantikan Shin Tae-yong
PSSI mengambil keputusan berani dengan memutus kontrak Shin Tae-yong dan mengganti dengan Patrick Kluivert pada 8 Januari 2025 lalu.
Patrick Kluivert mendapat kontrak selama dua tahun dan berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan.
Patrick Kluivert akan didampingi asisten pelatih Alex Pastoor dan Denny Landzaat, serta berencana memakai asisten pelatih lokal dari Indonesia.
"Saat melatih Skuad Garuda, Kluivert akan dibantu oleh sejumlah asisten pelatih dari Belanda seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat," ungkap PSSI dalam rilis reminya.
"Selain itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih," sambung PSSI.
Debut dan Kemenangan Pertama
Patrick Kluivert memimpin Timnas Indonesia di pertandingan ke-7 ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia pada 20 Maret 2025.
Timnas Indonesia harus tunduk atas tuan rumah Australia dengan skor telak 5-1.
Sempat membawa perubahan dalam permainan Timnas Indonesia di awal babak, tak disangka gawang Maarten Paes justru dibobol 5 kali oleh Australia.
Satu gol Indonesia dicetak oleh Ole Romeny sekaligus menjadi gol debutnya.
Usai kekalahan tersebut, Kluivert memimpin Timnas Indonesia melawan Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno pada 25 Maret 2025.
Kluivert sukses membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Ole Romeny sekaligus kemenangan pertamanya bersama skuad Garuda.
Usai pertandingan, pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert menilai timnya kehilangan kendali permainan usai mencetak gol pertama.
Lolos ke Ronde 4
Kepercayaan publik kian meninggi pasca kemenangan atas Bahrain dan dihinggapi rasa optimis saat menghadapi China di pertandingan ke-9.
Tampil di publik GBK, Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan 1-0 melawan China lewat gol penalti Ole Romeny.
Kemenangan itu sekaligus membawa Timnas Indonesia amankan tiket ke ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, hasil memalukan justru diperoleh di laga terakhir kontra Jepang usai tim Garuda dihajar 6-0 oleh Samurai Biru di Osaka.
Mirisnya, tim asuhan Patrick Kluivert tak mampu mencatat satu tembakan pun ke arah gawang Jepang sepanjang laga.
Tak Lolos ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 tinggal 180 menit lagi, demikian suara yang banyak digemakan oleh para suporter menatap ronde 4.
Persiapan panjang telah dilakoni Patrick Kluivert dan asuhannya termasuk uji coba melawan Taiwan dan Lebanon satu bulan sebelumnya.
Tepat pada 9 Oktober 2025, harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 justru mengecil usai kalah 2-3 melawan tuan rumah Arab Saudi.
Tim Garuda masih menyimpan harapan lewat ronde 5 dengan syarat mampu mengalahkan Irak di pertandingan selanjutnya.
Pada 12 Oktober 2025, alih-alih meraih kemenangan, gol tunggal Zidane Iqbal di menit ke-76 memupuskan mimpi Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia harus puas finis di peringkat terbawah Grup B dengan catatan tak mampu meraih poin sama sekali usai menelan dua kekalahan atas Arab Saudi (2-3) dan Irak (1-0).
Usai kegagalan tersebut, publik mulai mendesak agar Patrick Kluivert dipecat oleh PSSI.
PSSI Akhiri Kontrak Patrick Kluivert
Keinginan masyarakat agar Patrick Kluivert dilepas akhirnya terwujud usai PSSI dan Patrick Kluivert sepakat mengakhiri kontrak bersama.
PSSI dan Patrick Kluivert mengakhiri kerja sama lewat skema mutual termination pada Kamis (16/10/2025).
Patrick Kluivert sejatinya masih menyisakan kontrak hingga 2027, namun sepakat mengakhiri lebih cepat.
“Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan para pihak di tim kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun,” tulis pernyataan resmi PSSI.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.