Hati-hati! Kebiasaan Sepele saat Makan Es Krim Ternyata Bikin Sakit

Hati-hati! Kebiasaan Sepele saat Makan Es Krim Ternyata Bikin Sakit, Es krim dan risiko keracunan, Kesalahan sepele saat menyimpan es krim, Risiko es krim rumahan, Makanan beku lain juga berisiko

Siapa yang tidak tergoda oleh semangkuk es krim dingin saat cuaca sedang panas? Camilan manis dan menyegarkan ini memang menjadi favorit semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Namun di balik kelezatannya, ada kebiasaan-kebiasaan sepele saat makan atau menyimpan es krim yang ternyata bisa sangat membahayakan kesehatan—bahkan mengancam nyawa.

Es krim dan risiko keracunan

Banyak orang menganggap es krim sebagai makanan yang aman. Tetapi menurut Amreen Bashir, Dosen Ilmu Biomedis di Universitas Aston, ada risiko besar yang sering tidak diketahui masyarakat.

Bashir mengungkapkan kepada theconversation.com bahwa sekitar satu juta orang di Inggris terserang penyakit bawaan makanan setiap tahun. Risiko tersebut meningkat terutama pada musim panas, saat orang sering piknik atau barbeque tanpa memperhatikan standar kebersihan seperti di dapur.

Selain risiko obesitas dan diabetes, Bashir menegaskan bahwa es krim juga bisa menimbulkan bahaya serius.

Ia mencontohkan kejadian tragis pada 2015, ketika lima orang dirawat di rumah sakit dan tiga meninggal akibat es krim yang terkontaminasi bakteri Listeria di Topeka, Kansas, AS.

Kesalahan sepele saat menyimpan es krim

Risiko es krim itu disebabkan karena kesalahan menyimannya seperti ini:

1. Membekukan kembali es krim yangsSudah cair

Ini adalah kesalahan paling umum yang dilakukan banyak orang di rumah. Es krim yang sudah mencair pada suhu ruang menjadi media sempurna bagi bakteri berbahaya seperti Listeria untuk berkembang biak.

Hati-hati! Kebiasaan Sepele saat Makan Es Krim Ternyata Bikin Sakit, Es krim dan risiko keracunan, Kesalahan sepele saat menyimpan es krim, Risiko es krim rumahan, Makanan beku lain juga berisiko

Ilustrasi es krim cokelat rumahan untuk valentine.

“Es krim mencair dengan cukup cepat pada suhu kamar dan ramuan cair, manis, dan cair adalah wadah yang sempurna untuk bakteri seperti Listeria,” ujar dia

Ketika es krim yang sudah mencair kemudian dibekukan kembali, bakteri yang sudah berkembang tetap hidup dan bisa menyebabkan keracunan.

2. Menggunakan sendok kotor ke dalam wadah es krim

Kebiasaan mengambil es krim langsung dari wadah besar menggunakan sendok yang sudah pernah dipakai (atau dicelupkan berulang kali bersama penghuni rumah lainnya) juga sangat berbahaya.

“Sendok yang kotor merupakan undangan bagi mikroorganisme jahat di dekatnya,” ujar Bashir.

Bakteri dari mulut bisa berpindah ke es krim, berkembang biak, lalu masuk kembali ke tubuh saat es krim dikonsumsi lagi.

Risiko es krim rumahan

Popularitas resep es krim rumahan membuat banyak orang tertarik untuk mencobanya. Namun banyak resep daring yang menggunakan telur mentah, yang dapat mengandung Salmonella.

Es krim komersial biasanya menggunakan telur yang sudah dipasteurisasi, sehingga lebih aman. Bashir menyarankan untuk:

  • Menggunakan susu dan krim yang dipasteurisasi
  • Menghindari penggunaan telur mentah demi keamanan

Makanan beku lain juga berisiko

Es krim memang sering disorot, tetapi bukan satu-satunya makanan beku yang pernah terkait kasus listeria.

Pernah ada kejadian lebih dari 50 produk makanan beku ditarik dari supermarket besar seperti Tesco dan Aldi akibat sembilan kematian dari wabah listeriosis yang dikaitkan dengan jagung manis beku.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang