Jangan Salah! Begini Cara Transisi Makanan Lama ke Makanan Baru yang Mulus untuk Kucing
Ada banyak alasan yang membuat pemilik kucing ingin mengganti makanan peliharaannya. Mulai dari ingin meningkatkan kualitass makanan yang lebih baik, masalah kesehatan atau masalah kenyamanan si bulu halus.
Meski tampak sepele, cara mengganti makanan kucing baik dari wet food ke dry food, merek satu ke lainnya, atau dari makanan biasa ke diet khusus tidak bisa dilakukan sembarangan. Proses transisi yang terlalu cepat bisa membuat kucing stres, kehilangan nafsu makan, bahkan mengalami gangguan pencernaan.
”Kalau langsung diganti beberapa kucing yang kecenderungannya sensitif dia bisa memuntahkan makanannya atau bahkan diare, pupnya cair. Jadi memang harus ditransisi,”kata drh. Ernita Widyasari dalam sebuah sesi talkshow baru-baru ini.
Maka dari itu, kata Ernita memahami cara food transition yang tepat sangat penting agar kucing tetap sehat, aktif, dan menikmati setiap suapan dengan bahagia. Lantas seperti apa triknya?
Ernita menjelaskan bahwa untuk peralihan makanan memang perlu dilakukan secara bertahap. Di hari pertama hingga ketiga pemilik kucing bisa mencampurkan makanan lama dengan makanan yang baru dengan komposisis 75 persen makanan lama dan 25 persen makanan baru.
”Food transisioning memang harus pelan-pelan. Kita paling menyarankan dalam seminggu pakai makanan yang lama dicampur pakai makanan yang baru. Dalam seminggu 1-3 hari pertama 25 persen makanan baru, 75 persen makanan lama, di hari kelima baru 50:50,”
Ernita melanjutkan di hari keenam dan hari ketujuh pemilik bisa memberikan komposisi makanan baru lebih banyak dibanding makanan lama yakni sebesar 75: 25. Setelahnya di hari kedelapan kucing bisa diberikan makanan baru secara utuh.
”Habis itu hari ke 6-7 lebih banyak 75 persen makanan baru, 25 persen makanan lama. Baru hari ke delapan lanjut aja 100 persen makanan baru. Kalau memang masih nggak mau makan boleh dicampur sedikit-sedikit karena kucing-kucing pakai taste of the wild tuh doyan banget kak,”kata dia.
Ernita juga menekankan pentingnya memilih produk makanan yang tepat untuk kucing dengan masalah pencernaan atau kulit sensitif.
"Makanan kucing dengan novel protein bagus untuk kucing dengan masalah pencernaan atau kulit yang sensitif, karena proteinnya tidak umum ditemukan pada pakan biasa seperti daging rusa dan salmon," kata Ernita.
Berkaitan dengan makanan kucing, PT Link Two Link Indonesia, menghadirkan ragam produk berkualitas dari merek-merek internasional terpercaya. Beberapa produk unggulannya seperti Taste of The Wild, produk ini menawarkan protein unik seperti bison, rusa, dan babi hutan yang jarang ditemukan di Indonesia untuk mendukung pemenuhan nutrisi hewan kesayangan di setiap fase kehidupannya
Ada pula diamond care yang diformulasikan khusus untuk kondisi medis tertentu, seperti kulit sensitif, gangguan ginjal, dan masalah saluran kemih.Hingga wanpy, produk yang cocok untuk hewan kesayangan yang picky eater.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk pet food premium yang tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan bergizi seimbang. Kami juga selalu memastikan setiap produk yang kami distribusikan memiliki standar kualitas tinggi dan teruji,” kata Direktur Utama PT Link Two Link Indonesia, David Hadiputra, S.Bis.