Alasan Kepala BGN soal Pengadaan Motor Listrik: Akses ke Daerah Sulit
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkap alasan pengadaan 21.801 unit motor listrik seharga Rp 42 juta untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kata dia, motor listrik itu untuk menunjang kebutuhan operasional di daerah-daerah dengan akses transportasi sulit atau sulit dijangkau.
"Ya program ini kan menjangkau daerah-daerah yang nanti akan sangat sulit. Menjangkau desa-desa, daerah-daerah yang hanya bisa dengan motor. Itu untuk menunjang operasional," ucap Dadan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 9 April 2026.
Dadan menyebut, motor listrik itu tidak hanya bisa digunakan Kepala SPPG saja, tapi juga para karyawan bisa menggunakan.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran sepeda motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak ada dalam pengadaan tahun ini, namun di 2025 lalu.
Hal itu diutarakan Purbaya saat ditemui jelang taklimat Menteri, Wakil Menteri, hingga pejabat setingkat eselon I Kementerian/Lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta.
"Itu anggaran tahun lalu, yang jelas tahun ini tidak ada. Barusan saya cek lagi," kata Purbaya, Rabu, 8 April 2026.
Terkait bagaimana status sepeda motor yang sudah tersedia, apakah akan dilakukan pembagian sesuai rencana, Purbaya mengatakan hal itu perlu ditanyakan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.
"Tanya ke Pak Ketua BGN bagaimana statusnya," ujarnya.