Terpopuler: Alasan Atlet Viona Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual, Leo/Bagas Lolos 16 Besar Orleans Masters 2026

Ilustrasi kekerasan seksual
Ilustrasi kekerasan seksual

 Dunia olahraga sepanjang Rabu, 18 Maret 2026 diwarnai oleh aksi heroik sekaligus kontroversi yang memicu perbincangan hangat. Dari lintasan balap, ketegangan pecah di F1 GP China setelah rekaman radio mengungkap kemarahan Max Verstappen terhadap reliabilitas mobil Red Bull.

Sementara itu, dari arena bulutangkis, Timnas Indonesia bersiap menghadapi kepungan lawan berat di grup neraka Piala Thomas 2026, meski ganda putra Leo/Bagas menunjukkan performa menjanjikan di Orleans Masters.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, keberanian atlet kickboxing Viona Amalia dalam membongkar dugaan kekerasan seksual menjadi sorotan penting bagi integritas dunia olahraga nasional.

Berikut artikel terpopule VIVA.co.id di kanal Sport sepanjang Rabu, 18 Maret 2026:

5. Tak Disiarkan TV, Komunikasi Radio Tim Bongkar Kemarahan Verstappen dengan Red Bull di F1 GP China

Max Verstappen

Ketegangan antara Max Verstappen dan tim Red Bull Racing tengah menjadi sorotan setelah muncul rekaman komunikasi radio tim yang tidak sempat ditayangkan saat balapan Formula 1 Grand Prix China 2026.

Percakapan tersebut memperlihatkan bagaimana juara dunia empat kali itu meluapkan frustrasinya di tengah balapan yang berlangsung di Sirkuit Shanghai, Minggu lalu. Situasi semakin buruk ketika mobil Red Bull miliknya mengalami kehilangan tenaga pada 10 lap terakhir, yang memaksanya gagal finis saat sedang berada di posisi keenam.

Masalah teknis pada mobil RB22 menjadi pukulan telak bagi Verstappen. Mobilnya tiba-tiba kehilangan daya dorong akibat gangguan reliabilitas yang disebut tidak dapat diperbaiki saat balapan berlangsung.

Namun, persoalan Verstappen rupanya tidak hanya soal kerusakan mesin. Sepanjang akhir pekan di China, pembalap asal Belanda tersebut sudah beberapa kali menyampaikan keluhan mengenai mobil generasi baru Formula 1 musim 2026.

Ia menilai mobil Red Bull terasa sulit dikendalikan dan mengalami degradasi ban yang cukup cepat. Kondisi itu membuatnya kesulitan menjaga ritme balapan.

4. Ngeri! Indonesia Dikepung Lawan Kuat di Piala Thomas 2026

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie

Hasil drawing Thomas Cup atau Piala Thomas 2026 resmi keluar, dan kabar kurang bersahabat langsung menghampiri Tim Indonesia! Skuad Merah Putih harus siap tempur di grup panas yang penuh jebakan. Turnamen bergengsi ini akan digelar di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei 2026.

Indonesia tergabung di Grup D bersama Tim Prancis, Tim Thailand, dan Tim Aljazair. Secara kekuatan, Indonesia tetap jadi unggulan. Namun, jalan menuju fase gugur jelas tak akan mudah. Prancis dan Thailand siap jadi batu sandungan serius.

Apalagi Prancis sedang naik daun. Mereka baru saja menunjukkan taring dengan menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa 2026. Nama-nama seperti Christo Popov dan Alex Lanier kini jadi ancaman nyata di level dunia.

Thailand juga bukan lawan sembarangan, dengan tradisi kuat di sektor tunggal dan ganda. Sementara itu, pemain muda Indonesia seperti Alwi Farhan dkk dituntut tampil konsisten jika ingin mengamankan tiket ke perempat final.

Di grup lain, juara bertahan Tim China terlihat mendapat jalur relatif lebih ringan di Grup A bersama India, Kanada, dan Australia. Grup B akan menyajikan duel seru antara Tim Jepang dan Tim Malaysia yang sama-sama difavoritkan lolos.

3. Lolos ke 16 Besar Orleans Masters 2026, Leo/Bagas Fokus Evaluasi dan Adaptasi Shuttlecock

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana

Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, sukses melangkah ke babak 16 besar turnamen BWF World Tour Super 300 Orleans Masters 2026. Kepastian ini didapat setelah unggulan ketiga tersebut menumbangkan wakil Taiwan, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei, dua gim langsung 21-13, 21-15 di Palais des Sports, Prancis.

Meski menang meyakinkan, Leo/Bagas mengaku tidak ingin jemawa. Mereka memilih memanfaatkan jeda satu hari pertandingan untuk fokus pada pemulihan fisik dan evaluasi teknis.

Adaptasi Shuttlecock yang Lebih Cepat

Bagas Maulana mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama di Orleans adalah karakter shuttlecock yang berbeda dari turnamen tur Eropa sebelumnya.

“Kami masih punya waktu untuk persiapan ke babak 16 besar. Kami akan latihan lagi dan evaluasi lagi apa yang masih kurang,” kata Bagas melalui keterangan tertulis PP PBSI. “Untuk kondisi di lapangan memang berbeda, di sini shuttlecock agak lebih kencang dibanding dua turnamen sebelumnya.

2.Orleans Masters 2026: Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin Melesat ke 16 Besar, Rian/Rahmat Terhenti

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin

Sektor ganda putra Indonesia memetik hasil bervariasi pada hari pertama turnamen Orleans Masters 2026. Bertanding di Palais des Sports, Prancis, Selasa waktu setempat, dua wakil Merah Putih sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar, sementara satu pasangan lainnya harus angkat koper lebih awal.

Dominasi Unggulan Ketiga

Pasangan senior-junior, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil meyakinkan saat menghadapi wakil Taiwan, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei. Meski sempat mendapat tekanan di awal gim pertama, Leo/Bagas mampu bangkit pasca-interval.

Penguasaan lapangan yang solid membawa mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-15. Kemenangan ini membuktikan kesiapan mereka untuk melaju jauh di turnamen level BWF Super 300 ini.

Raymond/Joaquin Tampil Konsisten

Menyusul jejak seniornya, pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga menunjukkan performa impresif. Menghadapi pasangan Singapura, Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong, Raymond/Joaquin tampil dominan sejak awal laga.

1. Akhirnya Berani Bicara! Ini Alasan Atlet Kickboxing Viona Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Dunia Olahraga

Ilustrasi kekerasan seksual.

Ilustrasi kekerasan seksual.

Keputusan atlet kickboxing nasional, Viona Amalia Adinda Putri, untuk membuka dugaan kasus kekerasan seksual yang dialaminya tidak diambil secara tiba-tiba. Di balik keberaniannya berbicara ke publik, ada proses panjang yang dilalui dengan rasa takut, malu, hingga upaya mencari perlindungan yang ia nilai tidak didapatkan.

Viona mengungkapkan bahwa pada awalnya ia tidak langsung membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Ia terlebih dahulu menempuh jalur internal dengan melaporkan dugaan kejadian tersebut kepada federasi kickboxing.

“Saya sudah buat pengaduan bersurat ke PP KBI, lalu saya juga terus melakukan follow-up lewat WhatsApp dan telepon sampai akhirnya dibentuk tim kode etik,” ujar Viona dalam keterangan yang dikutip Kemenpora, Rabu 18 Maret 2026.

Meski demikian, proses internal yang berjalan tidak memberikan penyelesaian yang diharapkan. Viona merasa perlindungan yang seharusnya ia terima sebagai atlet tidak benar-benar didapatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itulah, ia akhirnya memutuskan mengambil langkah lebih jauh dengan melaporkan terduga pelaku kepada pihak kepolisian. Sebelum laporan tersebut dibuat, Viona juga sempat menyampaikan pengaduan kepada KONI daerah.