Siapa yang Menentukan Pemenang Oscar? Ternyata Bukan Satu Juri

Academy Awards, pemenang Oscar, Siapa yang Menentukan Pemenang Oscar? Ternyata Bukan Satu Juri, Siapa saja anggota Academy?, Bagaimana seseorang bisa menjadi anggota?, Proses awal penentuan nominasi, Anggota menominasikan sesuai bidangnya, Siapa yang memilih pemenang Oscar?, Aturan baru bagi pemilih Oscar, Sistem khusus untuk Best Picture, Proses panjang sebelum amplop dibuka

Pemenang Oscar tidak dipilih oleh juri tunggal atau panel kecil, melainkan oleh ribuan profesional industri film yang tergabung dalam Academy of Motion Picture Arts and Sciences.

Proses penentuan pemenang Academy Awards dilakukan melalui beberapa tahap voting yang melibatkan lebih dari 10.500 anggota Academy dari berbagai bidang perfilman.

Sistem ini dirancang untuk memastikan bahwa film yang menang benar-benar dipilih oleh komunitas profesional di industri tersebut.

Siapa saja anggota Academy?

Academy of Motion Picture Arts and Sciences merupakan organisasi yang menyelenggarakan Academy Awards sejak tahun 1929.

Organisasi ini memiliki lebih dari 10.500 anggota yang berasal dari berbagai profesi dalam industri film.

Anggotanya mencakup aktor, sutradara, penulis naskah, produser, editor, penata rias, hingga desainer kostum.

Menurut laporan Today (2/3/2025), anggota Academy adalah para profesional yang memiliki kontribusi penting dalam dunia perfilman. Jumlah anggota Academy juga terus bertambah setiap tahun.

Bagaimana seseorang bisa menjadi anggota?

Academy Awards, pemenang Oscar, Siapa yang Menentukan Pemenang Oscar? Ternyata Bukan Satu Juri, Siapa saja anggota Academy?, Bagaimana seseorang bisa menjadi anggota?, Proses awal penentuan nominasi, Anggota menominasikan sesuai bidangnya, Siapa yang memilih pemenang Oscar?, Aturan baru bagi pemilih Oscar, Sistem khusus untuk Best Picture, Proses panjang sebelum amplop dibuka

Sutradara Sean Baker mencetak sejarah dengan meraih empat piala Oscar 2025 dalam perhelatan yang digelar Minggu (2/3/2025). Proses penentuan pemenang Oscar melibatkan beberapa tahap voting yang dilakukan oleh anggota Academy dari berbagai bidang perfilman.

Seseorang tidak dapat mendaftar langsung untuk menjadi anggota Academy.

Calon anggota harus mendapatkan dukungan dari dua anggota Academy yang sudah lebih dulu bergabung.

Keputusan akhir mengenai keanggotaan kemudian ditentukan oleh Board of Governors Academy.

Selain itu, semua nomine Oscar secara otomatis dipertimbangkan untuk menjadi anggota Academy.

Proses awal penentuan nominasi

Proses penentuan pemenang Oscar dimulai jauh sebelum malam penghargaan berlangsung.

Melansir People (15/3/2026), film yang ingin masuk nominasi harus memenuhi sejumlah syarat.

Salah satunya adalah film harus diputar di bioskop setidaknya selama tujuh hari berturut-turut di kota yang memenuhi kriteria di Amerika Serikat antara 1 Januari hingga 31 Desember pada tahun tersebut. Film juga harus memiliki durasi lebih dari 40 menit, kecuali untuk kategori tertentu.

Setelah pendaftaran selesai, proses voting awal dilakukan untuk menentukan shortlist atau daftar pendek. Shortlist biasanya diumumkan pada bulan Desember.

Beberapa minggu kemudian, anggota Academy kembali melakukan voting untuk menentukan daftar nominasi resmi yang biasanya diumumkan pada bulan Januari.

Anggota menominasikan sesuai bidangnya

Dalam tahap nominasi, anggota Academy biasanya hanya memilih kandidat dari bidang mereka sendiri.

Aktor menominasikan aktor, sutradara menominasikan sutradara, dan penulis menominasikan penulis.

Namun semua anggota dapat memberikan suara untuk kategori Best Picture.

Menurut laporan First Post (15/3/2026), aturan ini dibuat agar nominasi dipilih oleh profesional yang memahami bidang tersebut.

Siapa yang memilih pemenang Oscar?

Setelah nominasi diumumkan, proses berikutnya adalah voting final.

Pada tahap ini, semua anggota Academy yang memiliki hak suara dapat memilih pemenang di seluruh kategori penghargaan.

Voting dilakukan secara online melalui sistem pemungutan suara rahasia.

Hasilnya kemudian dihitung oleh firma akuntansi PricewaterhouseCoopers (PwC) yang telah menangani penghitungan suara Oscar sejak tahun 1935.

Menurut laporan USA Today, hanya dua partner PwC yang mengetahui hasil akhir sebelum diumumkan di panggung.

Aturan baru bagi pemilih Oscar

Mulai penyelenggaraan Academy Awards ke-98 pada 2026, Academy menerapkan aturan baru.

Anggota yang ingin memberikan suara pada tahap akhir kini harus menonton semua film yang dinominasikan dalam kategori tersebut.

Aturan ini dibuat untuk memastikan bahwa keputusan pemenang didasarkan pada penilaian yang menyeluruh.

Sistem khusus untuk Best Picture

Sebagian besar kategori Oscar ditentukan berdasarkan jumlah suara terbanyak. Namun kategori Best Picture menggunakan sistem yang berbeda.

Sejak 2009, Academy menggunakan sistem preferential ballot atau pemungutan suara berdasarkan peringkat.

Dalam sistem ini, anggota Academy diminta mengurutkan film yang dinominasikan dari yang paling disukai hingga yang paling rendah.

Jika satu film langsung memperoleh lebih dari 50 persen suara pilihan pertama, film tersebut otomatis menjadi pemenang.

Namun jika tidak ada film yang mencapai angka tersebut, film dengan suara paling sedikit akan dieliminasi.

Suara dari pemilih yang memilih film tersebut kemudian dialihkan ke pilihan berikutnya. Proses ini terus berlanjut hingga satu film memperoleh mayoritas suara.

Proses panjang sebelum amplop dibuka

Dengan ribuan pemilih dan beberapa tahap voting, proses penentuan pemenang Oscar dirancang agar berjalan transparan dan akurat. Meski demikian, kesalahan manusia tetap dapat terjadi.

Salah satu insiden paling terkenal terjadi pada Oscar 2017, ketika film La La Land sempat diumumkan sebagai pemenang Best Picture sebelum akhirnya diketahui bahwa pemenang sebenarnya adalah Moonlight.

Kesalahan tersebut terjadi karena presenter menerima amplop kategori yang salah. Sejak kejadian itu, berbagai prosedur tambahan diterapkan untuk mencegah kesalahan serupa.

Proses panjang inilah yang terjadi sebelum amplop dibuka dan pemenang Oscar diumumkan di panggung setiap tahunnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang